5 Kesalahpahaman Terhadap Pemain Catur

Kesalahan Pemain catur

Mendengar kata pemain catur, pikiran kita terbayang wajah dengan dahi penuh kerut, sedikit botak, dan mungkin berkacamata. Model seorang pemain catur memang berbeda dengan atlit olahraga cabang lain.

Seorang yang bukan pemain catur, terkadang sering salah paham dengan keadaan pemain catur sebenarnya. Pemain catur terkadang ditempatkan di kursi VIP dan melahirkan gagasan yang menggeneralisir seluruh pemain catur yang ada. Padahal itu hanya kesalahpahaman belaka.

Ada beberapa tanggapan keliru mengenai pemain catur di mata banyak orang;

Pertama: Pemain catur ditempatkan sebagai orang cerdas. Banyak orang mengatakan, “Kamu tidak bisa menipu dia, karena dia adalah seorang pemain catur. Dia cerdas!.” Pemain catur memiliki kecerdasan di atas rata-rata katanya. Padahal pemain catur hanyalah orang biasa rata-rata yang kebetulan menyukai catur. Belum ada satu pun hasil penelitian valid yang menunjukan bahwa bermain catur dapat meningkatkan IQ.

Asumsi ini terbangun karena bermain catur membutuhkan energi berpikir lebih. Dengan itu seorang pemain catur setiap saat mengonsentrasikan pemikirannya terhadap permainannya, dan akhirnya terbiasa dan dikatakan cerdas. Pengetahuan dan kekuatan berpikir dalam pemain catur tidak menjamin, sama dengan aplikasi di luar pemain catur itu sendiri.

Opini Terkait
1 daripada 303

Kedua: Pemain catur kurang adaptif dengan lingkungan sekitarnya. Dalam catatan dan profil para pemain catur nasional dan Internasional, memang ditemukan cenderung pendiam, dan kurang adaptif dengan lingkungan sosialnya. Namun hal ini ternyata bukan disebabkan oleh pemain catur yang sering dilakoninya. Asumsi ini lebih dekat bahwa seorang pemain catur terbiasa dengan focus di depan papan catru dan mengabaikan hal lain.

Ketiga: Pemain Catur memiliki kemampuan memori luar baisa. Fakta fenomenal Grandmaster yang bisa bermain 30 pertandingan simultan dengan menutup mata mereka, dan bahkan mampu menghapal semua posisi pertandingan yang dimainkan kala itu. kedengaran luar biasa. Namun itu bukan menjadi bukti kalau seorang pemain catur memiliki memori otak yang luar biasa. Karena ternyata kebanyakan pemain catur sangat sulit menghapal sesuatu. Menurut para ahli kehebatannya berasal dari kebiasaanya. Artinya kemampuan mengingat posisi catur dengan menutup mata itu, hanya karena kebiasaan.

Keempat: Pemain catur sudah tua, putih, berkacamata. Pikiran ini adalah steorotif yang perlu dibenahi cukup dengan alasan seperti ini; 1) pemain catur adalah permainan untuk segala usia; 2) catur besar di India, Filipina, Amerika Selatan, dan berkembang di Cina dan Afrika; 3) semakin banyak perempuan yang bergabung permainan catur.

Susanto Megaranto saat melawan Sergey Karjakin 2019

Kelima: pemain catur tidak atletis. Fakta bahwa beberapa grandmaster adalah atlet top, dan memiliki bodi tidak atletis, bukan berarti mengeneralkan bahwa semua pemain catur tidak atletis. Permainan catur adalah fungsi dari dedikasi, bukan kemampuan. Pemain catur hanya masalah prioritas. Tak ada halangan bagi pemain catur untuk diet, membentuk bodi supaya atletis, artinya kemungkinan itu selalu ada.

Lima poin kesalahpahaman seseorang terhadap pemain catur ini, semoga bisa menjadi bahan penting terutama bagi wanita yang ingin mencari pasangan. Jangan takut dengan pemain catur. Semoga bermanfaat.

Komentar
Loading...