5 Tips dan Doa Agar Anak Rajin Mengerjakan Salat

Agar Mengerjakan Salat

Ilustrasi anak mengerjakan salat bersama orangtuanya

Semua orang tua pasti pernah merasakan susahnya menyuruh anak mengerjakan salat. Namanya juga anak-anak, saat subuh susah bangun. Saat dzuhur mereka asyik bermain, maghrib mereka capek, dst. Selalu saja ada alasan mereka tidak mengerjakan salat.

Karena pentingnya salat, Nabi menegaskan agar anak dianjurkan mengerjakan salat, dan jika tidak, pukullah dia! Anak dipukul? Sebagai orangtua, kadang ada rasa tak tega.

Tentu dibutuhkan cara khusus agar anak rajin mengerjakan salat. Apalagi menyuruh anak untuk itu, bagi orang tua merupakan kewajiban. Belum lagi rasa malas yang kerap datang

Artikel kali ini akan mengungkapkan tips agar anak rajin mengerjakan salat beserta doanya;

Tips agar anak rajin mengerjakan salat

Pertama, ajarkan salat kepada anak sejak dini

Rasul memerintahkan agar anak mulai dilatih salat sejak usia 7 tahun. Usia 7 tahun, tentu bagi anak  belum mandiri mengerjakan salat, artinya enggak perlu diperintah atau diingatkan. Olehnya itu, orangtua harus secara bertahap mengajari anaknya salat sejak dini.

Mengajarkan anak sejak dini bisa dimulai dengan cara sederhana, misalnya mengajak mereka ke masjid, mengajak mereka salat bersama, atau dengan pertanyaan sederhana, “kamu sudah salat?”

Orangtua juga mesti mempersiapkan apa yang dibutuhkan anak untuk belajar salat, seperti perlengkapan salatnya. Anak bisa mulai diajari tata cara, adab, syarat, rukun, dan sunah dalam salat. Biarkan anak belajar mempraktikkan salat walau masih belum sempurna. Jangan sampai telat mengajarkannya ya!

Kedua, berikan keteladanan pada anak

Saya pernah mendapatkan anak usia 13 tahun tidak mengerjakan salat menurut pengakuannya sendiri. Alasannya, dia tidak mengerjakan karena orangtuanya tidak salat.

Jangan berharap anak akan mendirikan salat kalau orangtuanya sendiri masih lalai dalam mengerjakannya. Anak perlu melihat contoh terlebih dahulu. Apa yang dilihat dan didengar anak akan ditirunya. Oleh karena itu ajak buah hati untuk salat bersama atau salat berjamaah di masjid.

Ketiga, lakukan pembiasaan

Setelah anak mulai mengikuti orangtuanya mengerjakan salat, mungkin awalnya masih bolong-bolong, belum mandiri, selanjutnya perlu diajarkan pada mereka pembiasaan. Anak bisa dilatih untuk bangun pada saat  subuh.

Opini Terkait
1 daripada 303

Mungkin awalnya berat dan penuh drama, tapi lambat laun, anak akan terbiasa. Pembiasaan terhadap anak juga mesti dilakukan dengan penuh kasih sayang, sehingga dia terbangun perasaan positif.

Pada tahap pembiasaan, sedikit butuh ketegasan dari orangtua. Misal, masuk waktu salat, pada saat itu anak segera diperintahkan berwudhu, begitu seterusnya.

Kesabaran dan kontrol emosi dari orangtua sangat diperlukan, sebab pada tahap pembiasaan memerlukan kebijaksanaan. Jika sudah berusia 10 tahun, tidak salat maka berilah konsekuensi yang mendidik agar dia menyadari bahwa salat adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Keempat, berikan pemahaman tentang pentingnya salat

Pada tahap ini, orangtua harus sering berkomunikasi face to face dengan anak, dan memberikan gambaran pentingnya salat. Kenapa orang wajib salat, atau kisah-kisah motivasi orang yang rajin mengerjakan salat.

Berikan penjelasan apa hikmah, tujuan, dan manfaat salat, terlebih jika anak sudah mulai memasuki usia baligh.

Kelima, doakan mereka

Berdoa juga bagian dari usaha orangtua agar anak selalu mendirikan salat di sepanjang hidupnya. Jangan abaikan doa, karena sehebat apapun trik agar anak mengerjakan salat, yang menggerakkan hati adalah kuasaNya.

Doa agar anak rajin mengerjakan salat

Dalam al-Quran doa agar anak rajin mengerjakan salat, tertuang dalam surah Ibrahim ayat 40. Doa ini merupakan kalimat Nabi Ibrahim as yang mendoakan anak cucunya agar tetap hati mengerjakan salat.

Lakukan doa, dan panjatkan doa ini setiap selesai salat terutama saat bersama ana

رَبِّ ٱجۡعَلۡنِي مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِيۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلۡ دُعَآءِ ٤٠

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, ya Tuhan Kami perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40).

Doa di atas sangat baik sekali untuk diamalkan bahkan untuk mereka yang belum memiliki anak. Sehingga saat anaknya lahir akan tumbuh menjadi orang yang istiqamah menjalankan salat.

Komentar
Loading...