7 Rahasia Agar Jodoh Didekatkan Allah Kepada Kita

Cara Agar Jodoh Didekatkan

Kalau di Indonesia, populasi wanita lebih banyak daripada pria. Dari 265 juta jiwa jumlah penduduk tahun lalu, sebanyak 131,88 juta jiwa berjenis kelamin perempuan. Apa hubungannya dengan jodoh yang tak kunjung datang? Jika wanita lebih banyak, dan pria hanya memiliki istri satu, wanita Indonesia hanya menikah dengan pria Indonesia juga, maka secara matematis, ada beberapa saudari kita sesama wanita yang tidak mendapat jodohnya di dunia ini.

Penduduk Indonesia berdasarkan jenis kelamin
Data Penduduk Indonesia berdasarkan jenis kelamin

Jodoh adalah rahasia Allah. Kadang mengejutkan, aneh, dan sulit dipercaya. Banyak wanita cantik, menarik, mapan, tapi jodohnya belum didekatkan Allah swt. Sebaliknya, banyak yang biasa-biasa saja, tidak mapan, tapi jodohnya didekatkan oleh Allah lebih cepat.

Antara pria dan wanita tentu berbeda dalam menyikapi jodoh yang tak kunjung datang. Pria mungkin bisa lebih enjoy. Tapi wanita? Wanita diselimuti bayang-bayang waktu yang terus berjalan dan mengubah berbagai hal yang menjadi andalan wanita. Wajah, kulit, kemampuan untuk melahirkan, banyak hal yang membuat wanita lebih khawatir saat jodoh belum didekatkan.

Jodoh yang belum didekatkan adalah ketentuanNya. Ketentuan itu pasti baik. tapi kita jangan jadi Jabariah, berdiam diri, menunggu hal yang tak pasti. Kita manusia, manusia dibekali akal dan hati untuk berusaha. Ada kebaikan pada wanita yang belum menikah. Tapi menikah juga adalah kebutuhan wanita.

Agar Pintu Jodoh Terbuka

Lalu, bagaimana cara agar pintu jodoh terbuka atau dengan kata lain jodoh didekatkan oleh Allah kepada? Berikut rahasianya;

Pertama, luruskan niat. Kualitas sebuah tindakan ada pada niat. Semakin ikhlas sebuah niat, maka semakin berkualitas rencana dan tujuan yang akan dicapai. Niatkan bahwa menikah adalah ibadah. Datangnya jodoh adalah rahmat bagi kita kaum wanita untuk mendekatkan diri kepadaNya.

Terkait keikhlasan niat, sandarkan hati jauh ke relung yang paling dalam, bahwa pasangan hidup adalah kebutuhan, bukan keinginan. Baca perbedaannya di sini.

Kedua, perbanyak taubat kepadaNya dari segala dosa. Permohonan ampun harus dengan kesadaran penuh. Bukan bertaubat dengan bercanda, yaitu hari ini bertaubat tapi pada lain waktu justru perbuatan itu diulang lagi dan bahkan dibarengi dengan aktifitas yang mendurhakai perintah Allah swt.

Dulu saat kita masih bening-beningnya, mungkin saja tanpa sengaja menyakiti perasaan orang lain, menyakiti perasaan laki-laki, dia merasa terzalimi, lalu berharap agar sakit hatinya dibalaskan di dunia. Balasannya mungkin saja apa yang menakutkan kita hari ini.

Taubat juga adalah bukti bahwa segala hal yang kita harapkan dalam hidup kita sandarkan kepada yang Maha Kuasa. Apa yang pernah kita lakukan dan itu salah di mataNya jangan sampai jadi penghalang.

Opini Terkait
1 daripada 40

Ketiga, Siapkan diri, siapkan segala hal terkait menikah. Menikah adalah ibadah seperti halnya ibadah lain; haji, shalat, puasa dan lain-lain. Ingin naik haji, pelajari haji dengan baik, dan seterusnya. Begitu juga dengan jodoh. Ingin mendapatkan jodoh pelajari hal yang terkait dengannya dengan baik. Ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa kita serius mendapatkan rahmatNya melalui jodoh.

Agar pintu jodoh terbuka, maka yang terpenting dari hal itu adalah menyiapkan diri sebalum apa yang kita harapkan datang. Anda ingin pintar tapi tidak menyiapkan diri untuk pintar, atau anda ingin sukses tapi tidak siap untuk itu. Bagaimana bisa?

Keempat, Jemput dengan baik. Bukan menunggu ilmu, tapi mencari ilmu. Bukan menunggu rezeki, tapi jemput rezeki. Jodoh juga seperti itu. Bukan menunggu jodoh, tapi menjemput jodoh. Menjemput jodoh bukan berarti mengejar pria. Karena wanita punya rasa malu. Derajat wanita ditentukan seberapa besar rasa malu itu.

Menjemput jodoh harus memerhatikan rasa malu. Jangan karena jodoh, rela melakukan apa saja, padahal melanggar perintahNya. Lalu? Pertama, jangan tertutup sama orang lain. Terbukalah dalam pengertian positif. Kedua, jangan malu mencari mak comblang, bukankah Khadijah isteri Nabi saw melakukan itu?

Kelima, banyak berdoa dan mendoakan teman. Berdoalah dengan membaca, “Rabbii laa tadzarnii fardan..” (Tuhan, jangan biarkan aku sendiri). Hati-hati doa bisa menjadi mantra!

Rasulullah berkata, “Tiga orang yang doanya pasti terkabulkan; Doa orang teraniaya, doa musafir, dan doa orang tua pada anaknya.” Manfaatkan itu. Mintalah kepada mereka agar mendoakan kamu untuk hal itu. Demikian pula doa muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya, adalah doa yang akan dikabulkan Tuhan.

Keenam, perbanyak sedekah. Siapa yang memberi akan dibalas oleh Allah lebih dari apa yang diberikan. Balasan oleh Allah tidak mesti sama dengan apa yang diberikan. Kita bersedekah uang, balasannya bisa jadi pintu jodoh yang didekatkan Allah kepada kita. Dengan sedekah, semua hajat bakal terkabul.

Ketujuh, tetap tawakkal dan menjadi wanita terhormat di masa penantian. Percayalah bahwa kalau memang jodoh tak akan kemana. Kalau sudah berdoa, sudah berusaha, serahkan hasilnya pada Allah.

Agar jodoh didekatkan Allah
Ilustrasi Agar jodoh didekatkan Allah

Jomblo itu bukan aib. Jangan terpancing dengan mereka yang mengisi penantian dengan cara yang tidak halal. Tak ada berlian di tempat sampah. Jemput jodoh baik di tempat yang baik. Karena orang baik, lebih kerasan tinggal di komunitas yang baik pula.

Oke, kalian yang menunggu di sana, percaya tulisan ini. Tak perlu takut dengan takdirNya, karena dalam takdir ada kebijaksanaan dariNya atas usaha kita. Ubah dan jemput takdir baru agar jodoh didekatkan Allah kepada kita dengan cara di atas.

Bagikan tulisan ini kepada yang membutuhkan. Semoga bernilai kebaikan!

Loading...