Apa Jasa Rasulullah Muhammad saw Terhadap Kemerdekaan di Abad XX?

Jasa Rasulullah Terhadap Kemerdekaan

Apa jasa Rasulullah terhadap kemerdekaan di abad XX? Jawaban atas pertanyaan dalam artikel ini, ingin menyelamatkan dua hal; pertama, bahwa jika dipahami siapa Muhammad saw, maka seorang yang beriman tidak akan mampu membandingkan sosok siapapun dengannya, karena perbandingan itu pasti tidak akan tepat dan tidak akan seimbang. Hamba yang beriman akan sadar bahwa membandingkan Muhammad saw dalam topik apapun tiada gunanya.

Kedua, jawaban sekaligus mencoba menjawab pertanyaan nyentrik lainnya seputar jasa Rasulullah saw, dalam topik apapun bukan hanya kemerdekaan.

Beddu adalah kepala keluarga. Jika ada yang bertanya, “Siapa yang lebih berjasa, yang mulia Muhammad saw dengan Beddu atas keluarganya di abad XX?” Maka sebelum mengatakan kepadanya dia tidak tahu atau tidak beriman, jawabannya adalah, Muhammad saw. Lho kok? Iya!

Pertama, Rasulullah Muhammad saw diutus sebagai rahmatan lil ‘alamin. Rahmat bagi semesta alam. Semesta yang luasnya tak ter-indera, ukurannya tak terkalkulasi akal, bahkan melintasi alam semesta tak cukup hanya dengan umur semua manusia.

Semesta tercipta karena Rahmat Nya. Semesta teratur karena Rahmat Nya. Ketetapan buat manusia adalah rahmat Nya. Apa yang baik adalah Rahmat Nya. Yang kita minum, yang kita injak, oksigen yang kita hirup, apa yang kita rasakan adalah rahmat Nya. Dan seterusnya.

Jika kemerdekaan suatu bangsa terjadi, itu karena Rahmat Nya. Jika karena kemerdekaan semua menjadi teratur dan bermartabat, itu juga karena Rahmat Nya. Jika kemerdekaan itu baik, itu karena Rahmat Nya. Jika kemerdekaan bisa membuat semua orang bebas dengan batas tertentu, itu juga karena Rahmat Nya. Semua karena Rahmat Nya. Jika kita beriman!

Dan tahu tidak, Rahmat Allah itu diciptakan Allah disebabkan kekasih Nya (sayyiduna Muhammad saw). Basyarun laisa kal basyar. Dia manusia yang tidak seperti manusia lainnya. Karena dia hadir dan diutus bersama Rahmat Allah swt.

Pembukaan UUD 1945 menyebutkan “Atas berkat Rahmat Allah swt, dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur…” kemerdekaan bangsa ini dinyatakan. Dan tahu tidak, Rahmat itu karena Muhammad saw. Masih mau tanya apa jasanya? Saya tak tega!

Jasa Rasulullah saw terhadap Kemerdekaan

Poto santri mengibarkan Merah Putih sebagai bentuk Jasa Rasulullah saw terhadap Kemerdekaan. Sumber: islami.co

Kedua, mencintai Rasulullah Muhammad saw adalah fitrah. Awalnya, manusia hidup di dunia asing yang penuh ancaman. Kemudian beliau diutus menunjukkan arah jalan pulang. Tanpa petunjuk itu, bisa dipastikan kita tak akan kembali lagi ke rumah bapak kita, Adam, di surga.

Opini Terkait
1 daripada 60

Sejak tahun 600-an hingga 2019, entah berapa puluh miliar manusia terselamatkan dari kesesatan jalan neraka. Jasa itu menembus abad 7, 8, 9, hingga abad 20, 21, dan entah berapa abad lagi ke depan. Andai Rasulullah Muhammad saw tidak diutus, apa jadinya abad 19, 20 dan 21 ini?

Coba bayangkan, andai beliau tidak diutus dengan membawa jalan kebenaran, akankah Wali Songo, Agus Salim, Jendral Sudirman, Pangeran Diponegoro, Hasyim Asy’arie dan ratusan pahlawan dan pendiri bangsa, yang membawa Islam, dan memerdekakan negeri ini, bisa hadir mengobarkan, membangkitkan semangat rakyat demi kemerdekaan itu?

Sejarah mencatat, tak lama setelah bangsa ini diproklamirkan, datang pasukan sekutu dengan peralatan canggihnya. Siapa yang menolong? Soekarno bahkan meminta fatwa Resolusi Jihad pada Syaikh Hasyim Asy’arie. Akhirnya, pasukan sekutu mundur dengan semangat jihad itu.

Para pahlawan, tidak akan bergerak mempertaruhkan hidupnya kecuali karena mereka percaya dengan kebenaran yang dibawa Rasulullah Muhammad saw. Tuntunan kebenaran yang akan menuntun manusia ke alam hakiki.

Jasa Rasulullah Terhadap Kemerdekaan

Ilustrasi Jasa Rasulullah Terhadap Kemerdekaan. Poto Mbah Hasyim Asyarie dan Bung Tomo. Poto Karikatur Karya EDI

Dengan memahami hal ini, maka pertanyaan; Siapa yang berjasa atas ini dan itu di abad 20? Jangankan abad 20, abad-abad sebelumnya dan sesudahnya, pun adalah jasa Rasulullah saw.

Apa jasa Rasulullah terhadap kemerdekaan? Jangankan kemerdekaan, bahkan keutuhan dunia, keutuhan negara, kebebasan, kecerdasan, keteraturan ruang dan waktu, dll, adalah karena tuntunan kebenaran yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad saw.

Siapa yang lebih berjasa yang mulia Muhammad saw dengan Beddu atas keluarganya di abad XX? Jawabannya adalah Muhammad saw. Beddu, keluarga, rasa cinta Beddu atas keluarganya, dll, itu adalah Rahmat Nya, tak mungkin ada kecuali karena Muhammad saw diutus.

Beddu melakukan kebaikan atas keluarganya, berbakti, berjasa, karena dia yakin akan manfaat dari kebenaran yang akan menyelamatkannya. Dan ajaran itu adalah ajaran Rasulullah Muhamad saw. Karena itulah Beddu berjasa!

Logika Kongkritnya, Beddu adalah akibat. Rasulullah Muhammad saw adalah sebab. Sebab pasti lebih dahulu dibanding akibat. Sebab muncul karena akibat. Sebab adalah bias dari akibat. Membandingkan sebab dengan akibatnya, itu pasti tidak tepat dan tidak pas!

Loading...