Bukti al-Quran adalah Firman Tuhan Tanpa Menggunakan Ayat atau Hadis

  • Bagikan
bukti alquran berasal dari Allah

Apa bukti al-Quran adalah Firman Tuhan. Atau apa bukti al-Quran berasal dari Tuhan? Pertanyaan ini jika dijawab dengan menggunakan nash, tentu mudah. Tapi beda jika pertanyaan ini ditanyakan oleh orang yang tidak percaya Tuhan, atau setidaknya dia butuh jawaban yang tidak menggunakan nash.

Bagaimana mau menggunakan ayat al-Quran, wong objek yang ditanyakan adalah al-Quran. Logisnya seperti ini, misal seorang ateis, dia tidak percaya al-Quran, maka pertanyaan tentang al-Quran tentu tidak tepat menjawabnya dengan menggunakan ayat al-Quran.

Agar lebih terstruktur, ada baiknya kita membatasi terlebih dahulu, bahwa al-Quran yang dimaksud di sini adalah firman Allah, dan bukan mushaf al-Quran. Meski antara mushaf al-Quran dengan al-Quran sebagai firman Allah itu sendiri, ibarat manusia dengan dua unsurnya jasmani serta rohani. (Bisa dibaca pada tulisan saya di sini)

Al-Quran adalah firman Tuhan, maka membuktikan bahwa al-Quran adalah Firman Tuhan tanpa nash ayat al-Quran dan hadis, harus diawali pemahaman mendasar tentang Tuhan itu sendiri dengan rasional dan tanpa nash. (Bisa dibaca dalam artikel saya di sini).

Syarat Tuhan disebut sebagai Tuhan dalam tinjauan akal, ada tiga; pertama disebut Tuhan jika dia tidak terbatas, karena yang terbatas pasti bukan Tuhan. Kedua, disebut Tuhan jika dia Maha segala Maha. Tak ada Maha yang mampu mengungguli ke-Maha-an Tuhan. Ketiga, disebut Tuhan jika dia universal, atau meliputi segala sesuatu.

Dengan tiga syarat itulah sehingga yang menjadi sebab perkataan Tuhan disebut dengan firman. Firman Tuhan beda dengan perkataan secara umum. Perkataan membutuhkan alat berkata, lidah misalnya. Lidah adalah benda, dan semua benda pasti tidak Maha segala Maha. Perkataan itu terbatas, misal ada suara ada gerak. Olehnya itu, firman Tuhan niscaya sejalan dengan syarat Tuhan disebut Tuhan sebagaimana yang sudah disebut sebelumnya.

  • Bagikan