Cara Agar Anak Menghapal al-Quran Sejak Dini

Agar Anak Menghapal al-Quran

Siapa yang tak ingin melihat anak menghapal al-Quran sejak dini? Muslim yang sadar dan paham bahwa dunia hanya sementara, dan sadar akan pendidikan terbaik anak, pasti mengharap anaknya mampu menghapal al-Quran Sejak dini.

Saya pernah menemukan orang tua berpandangan lain. Menurutnya anak jangan dibebani dengan hapalan sejak kecil. “Biarkan otaknya refresh.” Katanya sambil memberikan hp anaknya untuk digunakan bermain game.

Apapun yang dilakukan terhadap anak maka yang diindera akan mengisi memori otaknya. Game, bernyanyi, apa saja. Kalau toh dikatakan bahwa akan mengganggu perkembangan, maka jadikan al-Quran yang masuk sebagai database buat otak anak dan itu tidak membuat anak tertekan.

Anak menghapal al-Quran sejak dini adalah tekad yang akan diwujudkan agar sedapat mungkin menghadirkan al-Quran menyenangkan bagi anak. Awalnya, menghapal al-Quran mereka lakukan seperi bermain. Karena tidak bisa dipungkiri, apapun yang ditemukan anak akan tersimpan di otaknya. Alih alih hal Itu hanya sekedar game, alangkah baiknya jika menjadi hapalan yang tidak memberatkan.

Cara Agar Anak Menghapal al-Quran

Ada banyak cara agar anak mampu menghapal al-Quran sejak kecil, bahkan sejak bayi. Cara itu dilakukan orang tua menyesuaikan dengan kebutuhan anak. Intinya, harus ada niat yang besar dan teguh dalam hati dulu. Niat itu nantinya akan membuat orang tua mampu bertahan membuat anaknya hapal al-Quran.

“Didiklah anakmu sebelum lahir.” Maksudnya, jika mengharap anak bisa menghapal al-Quran, maka polanya harus dimulai jauh sebelum dia lahir. Cara pertama, carilah calon ibu seorang hafizhah. Kalau takdir berkata lain, minimal bisa ibu dari anak-anakmu mampu membaca al-Quran.

Seorang teman saya pernah curhat, “ibunya anak-anak tidak tahu membaca al-Quran. Bagaimana caranya anak bisa menghapal al-Quran. Siapa yang mengajari?”

Tiada kata terlambat. Suami dengan keadaan seperti itu, cukup jadikan sebagai ujian. Ingat, tak ada ujian yang manusia tak mampu melaluinya. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampau. Bukan cuma membuat anak menghapal al-Quran tapi juga sekaligus mengajar istri membaca al-Quran.

Saat istri hamil, kedua orang tua harus menunjukan tekad itu. Tekad agar kelak anaknya bisa menjadi penghapal al-Quran. Caranya, ajak anak membaca al-Quran. “Yuk menghapal nak.” Sambil mengusap perut istri. Ini juga bisa dilakukan istri setiap saat.

Opini Terkait
1 daripada 139

Jangan cuma mengajak. Biasakan memperdengarkan anak lantunan ayat langsung dari orang tuanya setiap saat. Bacalah al-Quran dengan mengikut sertakan calon bayi dalam perut ibunya.

Bayi usia 0-1 tahun, sedapat mungkin bacakan al-Quran dari surat al-Fatihah. Empat kali dalam sehari, pagi, siang, sore, dan malam.

Setelah umur bayi di atas 1 tahun atau bayi mulai mengeluarkan suara seperti berbahasa, perdengarkan ayat al-Quran sampai seakan dia berusaha mengikuti. Metode yang sama pada usia 0-1 tahun tetap dilakukan.

Setelah anak mulai bisa berbicara meski belum jelas, maka mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghapal serius. Perhatikan jika terasa berat, ajak dia bermain. Sambil menyebut apa yang telah di hapalkan.

Misal, anak menghapal alhamdu lillahi rabbil alamin. Dia menyebut itu sambil melompat lompat bermain. Itu malah bagus. Bisa juga dikombinasikan dengan ikut bermain bersamanya. Alhamdu, dia melompat. Lillahi, dia melompat lagi. dst…

Saat umur 3 tahun ke atas, mulailah ajarkan mengulang secara formal. Misal sudah hapal 2 surah, ajak untuk menghadapkan hapalannya dua surah itu. Ini akan melatihnya serius dalam menghapal al-Quran.

Setelah terbiasa dengan langkah ini, umur 4 tahun ke atas, maka ajari muraja’ah sendiri, menghapal sendiri sambil melihat keseriusannya menghapal al-Quran. Ingat agar selalu dimotivasi supaya semagat selalu terjaga.

Berapapun ayat yang mampu anak hapal dalam satu waktu jangan jadikan masalah asalkan kontinyu. Kawatirlah jika satu waktu dia tidak melakukannya meski menghapal hanya 1 kata.

Sisanya, sebagai orang tua berdoalah. Jadikan wirid kalimat ini; Rabbi hab liy minashalihin. Selamat jika punya niat membuat anak menghapal al-Quran sejak dini.

Loading...