Cara Agar Tulisan Muncul di Pencarian Google dengan Optimasi Kata Kunci

0 81

Tips dan Trik agar tulisan muncul di pencarian Google ini, sebenarnya adalah lanjutan dari edisi tulisan saya tentang blog; cara membuat blog gratis, bagaimana cara menghasilkan uang dari blog, dll.

“Sekarang gampang, cari di google. Di sana semua ada.” Pernah dengar kalimat itu kan? Bahkan ada istilah ustad google, maksudnya ilmu ustadnya bersumber dari google doang.

Google adalah raksasa internet yang salah satu produknya adalah search engine, mesin pencari. Masih banyak mesin pencari lain, yahoo, bing, yandex, dll. Jadi search engine hanya mengarahkan, bukan dia punya konten. Kita tidak belajar di google. Google hanya mengarahkan kita melalui mesin pencariannya.

Saat setting pencarian browser Anda menggunakan google, maka ketika mencari sesuatu, anda ketiklah kata atau kalimat yang akan anda cari. Mesin pencari lalu menampilkan, daftar situs, konten yang terkait kata kunci yang anda cari itu.

Misal, anda mengetik kata kunci “lihin” di browser dengan setting pencarian google, maka muncullah semua post, konten yang ada kata kunci “lihin” atau yang terkait. Bisa jadi, konten dari Youtube, blog, facebook, atau tulisan ini. Tergantung algoritma mesin pencari Google.

Pertanyaannya kemudian, siapa yang akan mengetik kata “lihin” di pencarian google? Maka cara pertama agar tulisan muncul di pencarian google adalah dengan optimasi kata kunci.

Langkah optimasi kata kunci pertama dilakukan dengan cara melihat trend google. Yaitu apa yang paling sering orang cari di mesin search engine Google dalam waktu tertentu.

Ini penting. Anda bisa saja menulis tulisan yang muncul di halaman pertama pencarian google, misal judulnya, “oe beddu aga kareba.”. Muncul, bahkan halaman pertama nomor urut satu, tapi masalahnya siapa yang mencari, mengetik kata kunci oe beddu aga kareba itu.

Google trend ada 3 model, ada yang musiman, ada semi permanen dan ada yang permanen. Trend musiman adalah kejadian aktual yang sifatnya musiman dan tidak bertahan lama. Misal Indonesia muda juara AFF.

Menulislah Anda di blog, judulnya ” indonesia muda juara AAF 2019.” Apakah tulisan itu muncul di search engine? Muncul jika terindex. Namun kita tidak tahu berada di halaman berapa dan urutan keberapa.

Konten semi permanen sifatnya lebih lama dibanding musiman. Misal menulis tentang pemilu 2019. Banyak yang cari, topiknya juga beragam, ada debat, kampanye, kotak suara, kardus, dll. Menulislah Anda konten dengan kata kunci semi permanen. Sama dengan tulisan musiman, jika terindex akan muncul.

Konten permanen adalah konten yang sifatnya dibutuhkan sepanjang masa atau sangat lama, tak tahu kapan trend itu hilang. Misal, tulisan tentang agama, shalat, zakat, dll. Atau tulisan tentang tutorial hijab, install, game, sangat banyak trend permanen.

Bagi bloger pemula disarankan untuk memilih, menulis konten yang trend permanen, karena meski trend musiman dan semi permanen lebih banyak dicari orang, namun saingan juga super berat. Di mesin pencari didominasi website berita yang mapan dan punya modal besar.

Coba saja, jika anda mengetik, mencari sesuatu melalui search engine (SE), anda hanya memilih konten di halaman pertama, paling banter sampai halaman 3. Artinya, kalau toh tulisan blog Anda terindex tapi di halaman 50, siapa yang akan baca?

Olehnya itu perang sesungguhnya antara bloger ada pada persaingan menduduki peringkat satu pencarian dengan kata kunci yang paling banyak dicari. Satu saja tulisan yang aktual berada di peringkat pertama, blog anda akan banjir pengunjung dan tentu berpengaruh pada penghasilan.

Langkah kedua, kita asumsikan memilih menulis konten yang trend permanen, kita lihat dulu apa topik blog Anda lalu perkirakan kira-kira, dari topik itu yang paling banyak dicari apa.

Misal, topik blog busana muslimah. Nama blog Busana Muslimah. Deskripsinya, serba serbi busana muslimah, jilbab dan hijab. Nah, kontennya jangan lari dari topik itu. Pilih kira-kira judul yang banyak dicari. Seperti, “tutorial jilbab pashmina segi empat terbaru.”

Dari judul itu tentukan kata kuncinya. Kata kunci lebih bagus jika hanya tiga kata. Misal, tutorial hijab pashmina. Bisa juga pashmina segi empat. Bisa tutorial hijab terbaru, dst. Kata kunci itulah yang kita mainkan dalam konten atau isi tulisan nantinya. Bisa dipahami kan?

Sekarang kita asumsikan kata kuncinya, “tutorial hijab pashmina.” Maka saat konten blog anda terindex lalu ada yang mencari dengan mengetik kata kunci itu, maka blog anda masuk dalam daftar yang siap ditemukan.

Langkah ketiga, permainan kata kunci dalam konten. Pada tahap ini kita kembali ke masalah konten standar SE Google, yaitu unik, original, bukan copy paste, dan natural.

Berikut contohnya. Judul: Tutorial jilbab pashmina segi empat terbaru

Hy teman-teman kali ini saya akan mengulas tutorial jilbab pashmina segi empat terbaru. Sepertinya tutorial hijab pashmina ini banyak digemari…. dst

Apa sih tutorial hijab pashmina itu? Kok kayaknya sering deh nangkring di telinga… dst

Jangan kawatir, selain mudah dipahami, tutorial hijab pashmina kali ini mirip dengan tutorial jilbab segi empat sebelumnya dan pastinya terbaru dong.

Berikut stepnya. Pertama.. dst

Nah gampang kan tutorial hijab pashmina ini. Anda juga boleh mencari tutorial hijab lain di…. dst

Perhatikan pengulangan kata kunci dalam konten. Sedapat mungkin natural, enak dibaca, dan terasa tidak dipaksakan. Satu hal lagi, minimal 300 kata jika itu konten tulisan.

Langkah keempat, tautkan link internal dengan kata kunci terkait di dalam blog Anda sendiri. Misal, dalam blog anda sebelumnya sudah ada tulisan tentang tutorial hijab, link ke sana, dan dari sana link ke sini.

Langkah kelima, submit di sitemap webmaster google, share artikel dengan kata kuncinya serta komentar di blog yang bisa menyertakan link artikel itu

Selesai. Bagaimana? Jika ada pertanyaan terkait agar tulisan muncul di pencarian Google ini, komentar aja atau hubungi saya form contact.

Blog gak mudah sayangku cintaku negeriku heheheeh

Komentar
Loading...