Cara Mengetahui SMS atau Email Penipuan atau Bukan

Cara Mengetahui SMS atau Email Penipuan

Antara dunia nyata dan maya seperti sudah sulit dibedakan lagi. Dengan dukungan teknologi digital yang makin canggih, sekarang dengan mudah kita dapat bertransaksi tanpa pertemuan kedua belah pihak, transaksi makin mudah dan cepat. Namun, di lain sisi, penipuan juga makin marak. Dengan memanfaatkan minimnya pengetahuan seputar dunia maya dan digital berpotensi penipuan dengan mudah mengelabui korban. Misalnya penipuan dengan modus sms atau email.

Sebenarnya tanpa pengetahuan mendalam seperti para master digital sekalipun, cara mengetahui sms atau email penipuan dapat dilihat dari indikasi sms atau email penipuan yang dikirimkan. Hal terpenting dan menjadi dasar dari semua itu adalah kesadaran individu untuk tidak cepat percaya jika mendapatkan kiriman sms atau email apa saja.

Kecintaan akan gemerlap dunia, kefakiran, kemiskinan, terlalu ingin cepat kaya, biasanya menjadi penyebab hilangnya kesadaran dan serta merta percaya begitu mendapatkan sms atau email penipuan. Bagi saya, untuk masalah kesadaran dalam transaksi digital ini, lebih baik lebih dahulu curiga daripada percaya.

Untuk cara mengetahui sms atau email penipuan, sebenarnya sangat mudah. Pertama: lihat pengirimnya. Jika pengirimnya asli dari salah satu provider, maka nomor yang digunakan pastinya tidak seperti nomor pengguna kebanyakan.

Biasanya, nomor provider adalah nomor unik 4 atau 3 digit dan nomor tersebut sudah diumumkan ke publik sebelumnya. Demikian pula dengan email, dan situs online. Berikut contoh nomor provider, email dan URL situs dari telkomsel; 116, 112, 808, 8999, 8777 dll. Email sales@telkomsel.com. URL Situs: www.telkomsel.com.

Seperti celoteh pada paragraph awal, penipu memanfaatkan minimnya pengetahuan akan transaksi digital korban, karena bisa saja nomor provider dicloning (diubah mirip seperti nomor provider asli), demikian pula email dan URL situs. Tapi ketahuilah, hal ini sangat sulit dan penipu yang melakukan ini akan mudah dideteksi. Hal yang umum adalah menampilakna kemiripas saja. Dalam contoh beberapa kasus sms, email dan situs:

“Anda pemenang hadiah undian telkomsel seniali Rp. 15.000.000.- dari poin telkomsel. Pemenang diumumkan di stasin tv … tadi malam pukul 20.00 wita. Pengirim 116. Hubungi bapak Drs.…. Untuk lebih jelas lihat di www.telkomselpoin.webs.com”

Perhatikan ke bawah, nomor pengirim bukan dari 116. Dan perhatikan webs (sudah dibold) adalah situs membuat blog secara gratis, biasa pula dengan menggunakan situs gratisan lain blogspot dan wordpress. Artinya, URL situs dibuat secara gratis dan tidak resmi seperti URL situs resmi telkomsel.

Kedua: Lihat konten yang dikirimkan. Biasanya penipu mengirimkan sms penipuan bukan ke nomor tertentu, tapi dilakukan secara acak, bahkan katanya menggunakan aplikasi tertentu. Tak heran banyak pengguna kartu as malah mendapatkan kiriman sms pemenang simpati poin, padahal kartu as dan simpati berbeda meski di bawah paying telkomsel. Demikian pula, jika konten sms dan email berisi hal yang sama sekali tidak pernah anda lakukan, pastikan itu adalah penipuan.

Lantas bagaimana jika konten sifatnya umum, pernah atau sedang dilakukan. Seperti konten email atau sms yang isinya hadiah pengguna blackberry dan calon korban kebetulan pengguna blackberry?. Caranya lihat prosedur penulisan. Tulisan resmi pastinya menggunakan bahasa baku dan resmi. Tidak ada tata bahasa sampai titik koma yang keliru. Hal ini tentu harus didukung pengetahuan dari sisi bahasa dan prosedur lain, atau minimal klarifikasi terlebih dahulu. Berikut contoh yang sering terjadi via email:

Dari: Rim BlackBerry Indonesia

——Original Massage——

BlackBerry (research Motion Limited)

23 apr 2013 02.33

RIM BlackBerry Indonesia

Memberi Selamat Kepada Pemilik

Pin BlackBerry (pin saya) anda beruntung mendapatkan hadiah GRAND PRIZE 1unit MOBIL Honda Jazz RS dalam rangka Program Undian PROMO GRAND PRIZE RIM

BlackBerry Indonesia 2013. dgn No Id Pemenang ——–

Melihat sepintas, sangat memikat apalagi di akhir email dicantumkan masa klarifikasi cuma satu hari. Tapi perhatikan kata yang digarisbawahi; research (huruf awal kecil), 1unit (tidak menggunakan spasi, dgn No Id (kata disingkat). Email ini adalah kesalahan ejaan, artinya sangat layak dicurigai.

Dua cara mengetahui sms atau email penipuan di atas, hanyalah cara sederhana saja. Minimal melahirkan kesadaran calon korban sebelum mengambil tindakan lebih jauh. Jika sudah muncul rasa curiga dan kekhawatiran, calon korban bisa melaporkan, caranya baca di sini. Bisa pula mendiamkan dan menghapus sms atau email seperti itu. Dan yang paling elegan, sekaligus mendoakan penipu itu agar segera kembali ke jalan yang benar.

Berikan Komentar

Alamat email bersifat pribadi