Hukuman yang Pantas bagi Siswa Nakal

Menghukum siswa nakal

Proses pembelajaran tidak akan lepas dari peran penting seorang guru dalam memberikan penghargaan dan hukuman bagi para peserta didiknya yang Nakal. Menghukum siswa nakal? Pantaskah?

Banyak pakar menyebutkan bahwa, tidak ada siswa nakal, hanya kita yang mempersepsikan sesuatu terhadap anak, dengan istilah nakal. Oke, kita terima argumen ini. Namun, tetap saja ada hukuman bagi siswa yang tidak sesuai persepsi kita. Apalagi jika mengganggu proses, dan siswa yang lain.

Menghukum adalah sebuah tindakan yang dilakukan oleh seorang guru dalam mendidik siswa, banyak guru yang dianggap berwibawa karena sikapnya yang tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh anak didiknya.

Sebelum kita memasuki pada bahasan hukuman yang pantas bagi siswa nakal, maka sebaiknya kita mengetahui bentuk-bentuk hukuman yang berlaku secara umum yang dilakukan oleh seorang guru dalam mendidik para siswanya.

Hukuman yang tentunya beragam akan muncul dari perbedaan karakter seorang guru, biasanya hukuman yang sering diberikan pada siswa mulai dari hukuman yang ringan seperti membersihkan kelas, kamar mandi, sampai yang terberat dengan main fisik.

Menghukum siswa yang nakal dengan menyerang fisik secara berulang plus emosi, sejatinya tidak pantas dilakukan oleh seorang guru dalam kondisi apapun dan dimanapun. Guru acap kali terpancing emosinya sehingga tidak bisa mengontrol dan melayangkan pukulan tepat mendarat di pipi para peserta didiknya.

Kenakalan yang melanda siswa adalah sebuah kewajaran yang disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari keluarga, lingkungan, teman bermain dan yang lainnya. Ada satu problema yang dihadapi oleh kebanyakan tenaga pendidik di Indonesia mengenai patokan cara dalam memberikan hukuman bagi para siswa yang nakal bahkan terlewat bandel.

Cara menghukum siswa nakal

Dalam mencari solusi yang tepat maka saya menuliskan beberapa poin yang bisa kita lakukan dalam menangani siswa yang nakal, berikut cara-cara menangani siswa yang nakal dengan efektif tanpa menghilangkan esensi mendidik.

Opini Terkait
1 daripada 304

Menghukum Siswa Nakal di Dalam Kelas

Karakter siswa sangat beragam, ada yang pendiam di dalam kelas namun diluar sangat cerewet. Untuk siswa yang sering usil dan tidak mau memperhatikan didalam kelas dan yang paling nyeleneh dalam pembelajaran, maka cara yang paling ampuh untuk merubah kelakuannya adalah pendekatan persuasif.

Cobalah lebih memperhatikan anak itu,mungkin di rumahnya dia jarang mendapatkan kasih sayang dan perhatian sehingga tingkahnya sedikit berbeda dengan teman-temannya. Jika bisa pindah tempat duduknya didepan dengan demikian anda bisa mengontrol sang anak lebih efektif.

Menghukum Siswa Nakal di Luar Kelas

Siswa yang nakal di luar kelas biasanya akan lebih berbahaya dibandingkan siswa yang nakal di dalam kelas. Memang jika sudah di luar sekolah, semuanya adalah tanggung jawab orang tua murid, namun jika terjadi sesuatu maka nama sekolah dan nama baik kita sebagai gurunya juga ikut terbawa.

Untuk mencegah kenakalan anak yang terus berlanjut ada baiknya kita sebagai guru menjalin hubungan yang baik dengan orang tua murid.

Menghukum-siswa-nakal
Ilustrasi cara Menghukum-siswa-nakal

Dengan demikian, pada dasarnya hukuman yang pantas bagi siswa nakal perlu dilihat dari latarbelakang kenakalan itu terjadi. Jika dipahami bahwa sejak lahir seorang manusia secara keseluruhan adalah fitri, maka bentuk hukuman terhadap peserta didik merupakan pengembalian kesadaran bagi peserta didik, dan belum mengarah kepada efek jera. Kecuali, jika bentuk kenakalan tersebut adalah pidana.

Berbekal pengalaman, pribadi melihat bahwa sebelum menerapkan salah satu bentuk hukuman yang pantas bagi siswa nakal, ada baiknya seorang guru mengintropeksi diri terhadap apa yang sudah dilakukan terhadap siswanya. Peluang kesalahan mendidik dari orang tua dan pengaruh lingkungan juga erat kaitannya.

Sekian yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat bagi saya dan kita semua. Semoga bermanfaat.

Komentar
Loading...