Indonesia Vs Liverpool 0-2; Akhirnya Kalah Lagi

Setelah dibantai Arsenal 0-7 dalam laga persahabatan sebelumnya, malam ini Indonesia kembali menjamu tamu dari Liga Premier, The Reds Liverpool. Stadion Utama Gelora Bung Karno yang kini tampak tak berkembang api, menjadi saksi bagaimana Timnas berusaha mengimbangi tim besutan Brenden Rodgers.

Meski bermain dalam cuaca iklim tropis, tampaknya The Anfield Genk (julukan tim Liverpool) dengan kostum biru-puti sanggup mendikte permainan Indonesia, apalagi dengan dukungan puluhan ribu Liverpudlian yang ada di Indonesia. Tentunya prediksi kemenangan lebih berpihak pada Liverpool, apalagi sebelumnya berhasil membungkam Preston North End empat gol tanpa balas.

Berbeda ketika melawan Arsenal, skuad Garuda pada pertandingan ini jauh lebih baik. Konsistensi terlihat dengan umpan pendek yang akurat. Lapangan tengah mampu di imbangi pasukan Jacksen F. Thiago sehingga membuat para pemain Liverpool kesulitan memasuki area pertahanan Indonesia yang dikawal Kurnia Mega.

Setelah beberapa kali membahayakan gawang Kurnia Mega, akhirnya Liverpool berhasil mencetak gol dengan sedikit sontekan ke arah kanan gawang. Skor berubah 0-1 untuk Liverpool dan skor ini bertahan sampai turun minum.

Babak kedua permainan tim Merah-Putih semakin membaik. Menghadapi serangan balik cepat Liverpool, Evonevo dan kecemerlangan penjaga gawang Kurnia Mega, beberapa kali serangan penyerang Liverpool kandas.

Indonesia Vs Liverpool 0-2
Suasana stadion GBK saat laga Indonesia Vs Liverpool . Sumber poto: ss youtube.comSeoa

Masuknya Boas Solosa juga turut memberi andil besar serangan Indonesia menggedor lini pertahanan Liverpool. Namun akhirnya, sebuah serangan balik cepat, tiga penyerang The Reds tak terkawal dan membobol gawang Indonesia dengan cantik. Skor Indonesia Vs Liverpool 0-2

Meski kalah, permainan Tim Garuda di bawah asuhan F Thiago, menunjukkan peningkatan yang semakin baik. Semoga ke depannya, dengan semakin banyaknya pertandingan persahabatan, membuat para pemain Timnas lebih terlatih, dan banyak belajar dari kekalahan.

Berikan Komentar

Alamat email bersifat pribadi