Ini Keanehan Tinju di Indonesia !

0 19

Sebelum melihat lebih jauh mengani keanehan tinju di Indonesia, mari kita melihat sekilas apa itu olahraga Tinju.

Tinju adalah salah satu olah raga yang tergolong dalam olahraga bela diri, dimana para petarungnya bertanding dengan cara saling pukul untuk mengalahkan lawan. Tinju sendiri saat ini sudah sangat populer di Indonesia karena memang beberapa nama petinju Indonesia mulai dikenal di dunia tinju internasional, sebut saja Chris Jhon dan juga Daud Jordan. Keduanya adalah petinju Indonesia yang mampu memenangkan beberapa kejuaraan internasional di cabang tinju.

Tapi, anehnya diantara banyak petinju yang ada di Indonesia, hanya nama dua petinju itulah yang sangat terkenal. Berbeda dengan sepak bola, meskipun tidak pernah sekalipun meraih trofi juara atau masuk Timnas, tetap saja pemain tersebut akan dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Faktanya, banyak petinju Indonesia yang saat ini masih berlatih dan bertanding di tingkat amatir atau bahkan nasional. Hanya saja, mungkin karena kurang menarik untuk ditayangkan maka belum banyak televisi yang mau mendukung acara tinju amatir atau nasional untuk ditayangkan. Oleh sebabnya, jika orang ditanya mengenai siapa saja petinju nasional Indonesia saat ini, maka jawabannya adalah Chris John dan juga Daud Jordan, bukan yang lain atau bahkan tidak ada yang lain.

Lebih dari itu, pemerintah juga tidak terlalu memperhatikan cabang yang satu ini. Meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa dalam beberapa ajang seperti SEA Games dan juga pertandingan yang lain, cabang tinju adalah salah satu cabang yang turut andil dalam mempersembahkan medali bagi kontingen Indonesia.

Namun, keberadaan mereka justru tidak terlalu tersorot oleh pemerintah. Olahraga ini seakan menjadi olahraga yang masih enggan dengan totalitas full dikembangkan oleh pemerintah. Sebut saja dengan kurangnya fasilitas yang disediakan oleh pemerintah. Sebagai contoh, arena atau perkumpulan tinju yang tidak tersebar di seluruh wilayah Indonesia membuat bibit berbakat untuk cabang ini sepertinya tidak akan mudah untuk ditemukan.

Belum lagi kurangnya sosialisasi mengenai olahraga tinju ini kepada masyarakat mengenai olahraga yang menurut banyak masyarakat adalah olahraga yang tidak ubahnya seperti berkelahi ini. Masyarakat Indonesia perlu mengetahui akan olah raga ini, bagaimana peraturan, keamanan dan juga masa depan jika memutuskan untuk mengirimkan anaknya ke sekolah-sekolah tinju yang ada di daerah mereka.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan orang tua masih ragu untuk mengizinkan atau mengirim anaknya untuk ikut berlatih tinju. Mereka berfikir bahwa dengan memasukkan anaknya ke ring tinju sama saja mengizinkan anaknya untuk berkelahi, atau bahkan salah-salah hanya akan membuat anak mereka cidera yang parah.

Kemudian masa depan juga menjadi sebuah pertanyaan dari para orang tua di Indonesia. Memang saat ini kedua petinju Indonesia seperti Chris John dan juga Daud Jordan sedang berlimang harta. Akan tetapi, kontras dengan mereka berdua ada nama petinju Indonesia seperti Ellyas Pikal yang justru mengalami masa sulit atau berbeda dengan kedua petinju sukses tersebut untuk masalah ekonomi.

Beberapa hal di atas menjadi sebuah keanehan tinju di Indonesia. Ketika pemerintah menyuarakan untuk mengolahragakan masyarakat, akan tetapi tidak melakukan langkah yang pas untuk mengolahragakan masyarakat itu sendiri, dan pembinaan pun seakan kurang maksimal tanpa adanya publikasi serta sosialiasisasi oleh pemerintah, tentunya melalui organisasi terkait mengenai olahraga tinju ini sendiri.

Akhirnya, semoga beberapa hal yang diungkapkan di atas terkait keanehan tinju di Indonesia ini bisa segera terselesaikan. Sehingga petinju Indonesia saat ini tidak lagi hanya Chris John dan Daud Jordan saja akan tetapi masih banyak lagi petinju di Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia lainnya ditambah dengan tersedinya banyak bibit berbakat lainnya, yang akan menjadi penerus atlit tinju Indonesia.

Komentar
Loading...