Jawaban Atas Tuduhan Mushaf Fatimah

Salah satu tuduhan, kebanyakan tuduhan ini dilemparkan kepada kelompok Syiah adalah bahwa kelompok ini memiliki al-Quran lain yang disebut Mushaf Fatimah. Tuduhan ini sampai hari nin hanya tetap menjadi tuduhan, karena tidak ada satu pun yang pernah menunjukkan al-Quran.

Arti mushaf secara leksikal berarti buku, kumpulan halaman, volume atau kumpulan tulisan. Sahifah berarti halaman, atau dalam bahasa Arab modern, sebuah surat kabar. Lalu apa itu Mushaf Fathimah?. Fatimatu al-Zahraa, satu-satunya putri Nabi saw Fatima juga diberi gelar bernama al-Muhaddithah. Ini adalah kualitas yang berhubungan dengan Mushaf Fatima.

Dalam al-Quran, ada beberapa ayat yang menunjukkan bahwa orang-orang selain para nabi yang dapat berbicara dengan para malaikat. Misalnya, “ya, Maryam ! Allah telah memilih kamu dan dimurnikan Anda di atas perempuan dari segala bangsa.” (3:42-43). Kemapuan berbicara dengan malaikat ini disebut Muhaddithun.

Opini Terkait
1 daripada 302

Ketika Nabi saw wafat, putrinya Fatima sangat sedih, satu-satunya orang untuk menghiburnya adalah suaminya Ali. Saat itu pula, Allah swt mengutus Jibril untuk berbicara dengan Fatima tentang peristiwa masa depan untuk menghiburnya serta menunjukkan kepada dunia statusnya. Inilah kemudian yang dicatat oleh pengikutnya dan dinamakan Mushaf Fatimah.

Dengan demikian, Mushaf Fatima adalah kumpulan pengetahuan diilhami secara ilahi ini serta wasiyyah-nya kepada Fatimah putrid Nabi saw. Ali ra, suaminya mencatat Mushaf itu sebagai apa yang Jibril telah katakana kepada Fatimah. Tidak ada satu ayat pun dari al-Quran di dalamnya. Mushaf tersebut berukuran tiga kali lebih besar dari ukuran mushaf al-Quran. Mushaf Fatima juga mengandung hadis dari Nabi saw.

Tulisan ini saya tulis bukan sebagai pembelaan terhadap Syiah terkait isu Mushaf Fatimah, karena say abukan dari satu golongan pembenci dan pendukung. Kalau dikemudian hari ada yang bisa menunjukan Mushaf Fatimah sebagai al-Quran, mari kita diskusikan. Itu lebih baik daripada saling mencela tanpa dasar, dan fakta sedikitpun.

 

Komentar
Loading...