Jika Jodoh Tak Kunjung Tiba, Ini Solusinya!

Jodoh Tak Kunjung Tiba

Jika jodoh tak kunjung tiba, lalu aku harus ngapain? Pertanyaan ini membuat wanita terkadang stres berat. Saya memakai kata terkadang, karena tidak semua demikian.

Dalam konteks global, wanita di Jepang misalnya, mereka tidak pernah berpikir kapan jodohnya akan datang. Tapi beda dengan di Indonesia. Bisa jadi hal ini terkait dengan kondisi ekonomi. Tanggungjawab suami menafkahi istri sedikit banyak menjadi wara wiri pencerahan dalam benak wanita. Namun lagi-lagi tidak semua.

Konon perempuan umur ABG ketika didatangi laki-laki akan mengatakan, “Siapa sih lo?” Saat umur lebih dewasa (selesai kuliah dll), akan mengatakan, “Siapa Anda?” Namun jika sudah umuran beranjak tua, perempuan akan mengatakan, “Siapa saja!”

Mungkin candaan itu terlalu memojokkan wanita, tapi mari kita berpikir positif saja, dan mencoba menyelesaikan masalah kalau saja seorang wanita mulai resah karena jodoh tak kunjung tiba.

Hasil penelitian terakhir menunjukan, bahwa selisih jumlah wanita dengan laki-laki di Indonesia tidak terlalu jauh, artinya perempuan Indonesia tidak perlu khawatir tidak mendapat jatah akibat deposit laki-laki yang memang kurang.

Lalu apa masalah sehingga sampai sekarang kok jodoh tak kunjung datang? Kata curhatan teman saya kemaren sore (sambil terisak).

Saya akan mencoba merumuskan secara sederhana penyebab hal itu. Pertama: Dosa masa lalu. What? Benar. Anda pernah menghina laki-laki di masa lalu?, pernah mengatakan “ah, menikah bukan kebutuan saya”, atau ungkapan lain yang sebenarnya akan Anda nikmati hasilnya hari ini. (Baca: sulitnya memahami wanita}

Opini Terkait
1 daripada 40

Bagi Anda yang beragam Islam, hukum karma pastinya bukan itu. Namun, itu adalah dosa. Tidak ada yang menjamin saat seorang laki-laki dilukai perasaanya lalu dia tidak berdoa, semoga kelak jodoh kita tak kunjung datang. Oh… Tak ada jaminan pula, ungkapan pongah tentang pernikahan kemudian menjadi doa yang di-amin-i oleh Malaikat. Saya percaya itu. Lalu?

jodoh tak kunjung tiba

Tak perlu sedih, khawatir, stres, menyesal, atau berdoa agar dikembalikan ke masa lalu, karena itu tak ada gunanya. Cukup dengan satu kata, dan perbuatan “taubat”. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat. Anda pernah bertaubat untuk itu?. Lakukanlah…

Kedua: faktor gaib, metafisika, sihir, dan sejenisnya. Seorang wanita terkena sihir dari seseorang dengan menggerakkan makhluk gaib agar jodohnya dihalangi. Dalam tataran rasional, pasti mengenal suprarasional, dan faktor gaib ini saya masukan pada wilayah suprarasional.

“Mbah dukun, tolong jampi-jampikan aku.” Kata Alam. Saya juga pernah melihat secara langsung terapi penyembuhan wanita yang terkena sihir penghalang jodoh. Tanda-tandanya ada. Artinya hal suprarasional itu memang ada. Lalu?

Tak usah khawatir, Tuhan menyediakan dzikir dan doa untuk itu. “sesungguhnya manusia diciptakan dalam sebaik-baik bentuk.” Firman Allah. Kalau manusia adalah makhluk yang terbaik, maka hanya yang lengahlah akan bisa mendapat jatah suprarasional yang saya maksud tadi. Jadi, dzikir, doa dan jangan lengah, itu jawabannya.

Ketiga: Usaha setengah hati. Alasannya wanita tentang ini kadang sederhana; malu, jodoh akan datang sendiri, atau merasa diri cantik. Hati-hati, usaha dan hasil tidak melihat label fisik. Label hanyalah pendukung. Lalu?. Baca tulisan cara jitu memikat pria di sini.

Hanya empat itu hasil temuan saya, dan menjadi sebab wanita pusing tujuh keliling dan bergumam dalam senyum, “kenapa jodoh tak kunjung tiba?” Jika masih ada yang tidak dipahami, tersedia kolom komentar di bagian bawah, dan itu adalah bagian dari usaha…

Loading...