Kalimat-kalimat Apologi Pendukung Lady Gaga

Setelah di tolak di Korea Selatan, kedatangan Lady Gaga di Filipina juga ditolak oleh Kelompok yang menamakan dirinya Biblemode Youth Philippines. “Lady Gaga menggunakan simbol-simbol dan lirik yang secara langsung menghina Tuhan,” demikian alasan mereka.

Di Indonesia katanya masih menjadi perdebatan dan kontroversi. Padahal, Hasil survey menunjukkan, 70 % lebih, menolak kedatangan artis seronok tersebut, dengan beberapa pertanyaan. Sayang hasil survey tesebut belum dipublish di media online sampai tulisan ini saya publish. Washington Post, BBC, The Sun, New York Times, dan juga EOnline. Bahkan yang paling aneh, Wall Street Journal yang biasanya fokus menulis berita ekonomi juga ikutan mengabarkan penolakan dari Indonesia ini.

Lantas kenapa kesan yang muncul seakan akan pendukung kedatangan lady gaga banyak sekali. Disinalah permainan media. Tentunya yang diwawancarai dan di tampilkan adalah yang setuju saja. Dengan kalimat-kalimat terkesan bijak dimunculkan. Sekilas kalimat tersbut memang benar, tapi jika dikomparasikan dengan semua hal, “saya tak tahu”..

Mari kita mencoba melihat kalimat yang dipergunakan kebanyakan orang yang menolak kedatangan si Lady, bahkan kata-kata ini juga terkadang digunakan oleh anggota dan simpatisan jaringan islam liberal, sebagai apologi membenarkan posisinya.

“Kenapa kita ribut-ribut masalah yang sepele, pornografi Irshad Manji, Lady Gaga, Miyabi diributin. Urus tuh koruptor, karena lebih berbahaya bagi bangsa kita ini.”

Ini sama saja dengan: “tidak usah menangkap maling ayam, tangkap maling motor saja”. Perbuatan buruk, besar atau kecil, tetap harus dihalangi.. Jika orang tersebut menentang pornografi, bukan berarti dia diam saja terhadap koruptor. Bukankah lebih baik kita menjaga dari keduanya.

“Tuhan tak perlu dibela (kalimat dari Gusdur). Jika kalian membentuk gerakan untuk membela agama, itu sama saja dengan kalian melecehkan kekuasaan dan kekuatan Tuhan.”

Organisasi-organisasi agama yang dibentuk selama ini, bukan untuk membela Tuhan, Organisasi tersebut dibentuk untuk mengurusi, menyuarakan, dan mengakomodasi kepentingan para penganutnya. Jika organisasi tersebut bertujuan melindungi kepentingan para anggotanya, jangan dituduh sedang berusaha membela Tuhan.

Opini Terkait
1 daripada 60

“Kita tidak perlu menghakimi keburukan orang lain. Biarlah itu urusan dia dengan Tuhannya. Hanya Tuhan yang tahu mana yang paling benar. Hanya Tuhan lah yang berhak menghakimi semua, di akhirat kelak.”

Jika saja hanya Tuhan yang berhak menghakimi, mari kita bubarkan semua lembaga peradilan, karena manusia tidak berhak menghakimi bukan?. Orang korupsi, menjadi gay dan lesbian, menghina agama, bahkan membunuh orang lain, biarinkan saja. “Hanya Tuhan yang berhak”, katanya. Jadi jika ada polisi yang coba mendenda kita karena tidak membawa STNK, pelototin saja, dan katakan, “biar tuhan menghakimi saya”.

“Saya kira itu tidak masalah, apalagi remaja sekarang yang open minded. Tergantung diri masing-masing lah..

Hebat benar kalau negara ini didatangi oleh tokoh-tokoh penyebar kebatilan dianggap tidak masalah. Inikah yang dimaksud open minded?. Kalau terantung kepada diri masing-masing, anda tidak usah diajar, tidak usah ke sekolah, tidak usah ada hukum. Kembalikan aja pada diri masing-masing.

“Kenapa sih anti banget dengan seks bebas? Padahal tidak perlu munafik”.

Kelompok yang anti seks bebas bukan berarti mereka tidak suka seks. Saya tentu suka seks, menikmati seks, tapi dengan pasangan kami, halal dengan bertanggung jawab. Seks merupakan rahmat Tuhan bagi manusia dengan aturan yang sah dan benar.

Saya tidak usah menyebut, siapa-siapa yang mengatakan kalimat-kalimat tersebut, karena sangat mudah mendengarnya. Cukup tatap tv anda selama 15 menit saja, maka anda pasti akan mendengarnya, khusus untuk saat-saat seperti ini. Komplit dengan desainnya kok.

Loading...