Puasa Daud dan Koruptor Ada Hubungannya Lho… Manfaat Puasa Daud dan Koruptor!

Manfaat Puasa Daud

Suatu hari, Nabi Daud as sedang duduk di tempat pengajiannya sambil membaca kitab Zabur. Tiba-tiba ia melihat seekor ulat merah diselimuti debu dan hinggap di badannya. Merasa terganggu, Nabi Daud as berkata pada dirinya “Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat ini?”

Atas ijin Allah ulat merah itu berbicara. “Wahai Nabi Allah! Allah swt telah mengilhamkan kepadaku untuk membaca Subhanallahu Walhamdulillahi wa La Ilaha Illallahu Wallahu Akbar setiap hari sebanyak 1000 kali dan pada malamnya Allah mengilhamkan kepadaku supaya membaca Allahumma Salli ala Muhammadin Annabiyyil Ummiyyi wa Ala Alihi wa Sohbihi wa Sallim, setiap malam, juga sebanyak 1000 kali.

Setelah ulat merah itu berkata demikian, maka dia bertanya kepada Nabi Daud as “Apakah yang dapat kamu katakan kepadaku agar aku dapat mengambil manfaat dari ucapanmu?”

Pertanyaan ulat itu membaut Nabi Daud menyadari kesalahannya memandang remeh akan kehadiran ulat tadi. Nabi Daud pun memohon ampun kepada Allah swt.

Apa yang dapat kita petik dari kisah tadi? Jelas, Nabi Daud adalah orang yang sangat cepat merasa bersalah atas segala tindakannya. Sikap ini yang sulit dilakukan manusia kebanyakan.

Lihat saja para terdakwa korupsi. Meski sudah terbukti, tetap saja sulit mengakui kesalahan yang telah dilakukan. Dari sini kita akan temukan manfaat puasa dan hubungannya dengan koruptor. Lalu apa kaitannya dengan puasa Daud?

Puasa Daud merupakan amalan Nabi Daud as. Banyak riwayat yang menyebutkan kalau puasa Daud adalah puasa yang paling dicintai Allah swt. Beberapa kitab menyebutkan bahwa cara melakukan puasa Daud yaitu dengan zig-zag, artinya puasa sehari dan berbuka sehari, terus menerus begitu sepanjang tahun.

Opini Terkait
1 daripada 90

Dalam sejarah, Rasul saw pernah melarang sahabatnya untuk berpuasa sepanjang hari. Keinginan, dan kecintaan menggebu para sahabat atas ibadah ini kemudian diakomodir oleh Rasul saw dengan mengajak sahabatnya melakukan puasa Daud.

Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalat Nabi Daud as. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.

HR Bukhari Ulama Hadis

Banyak sekali rahasia dan manfaat terkandung dari puasa Daud. Rahasia manfaat itu hanya bisa ditemukan oleh siapa yang melakukannya.

Saya pernah berkenalan dengan seorang hafizh al-Quran asal Surabaya. Dia mengamalkan puasa Daud sudah 6 tahun sampai saat saya mengenalnya. Menurutnya, dengan puasa Daud, dia menjamin dirinya tidak akan pernah merasakan sakit. Woow… bukan tanpa alasan dia mengungkapkan hal itu. “bukankah yang merasakan sakit, bukan fisik kita?”. Katanya.

Saya mengingat perkataannya itu dan mencoba mengkorelasikan dengan kisah Nabi Daud di atas. Semua rasa dirasakan bukan oleh fisik. Mayat diiris tidak akan merasakan apa-apa. Bahwa perasaan mengakui kesalahan muncul dari jiwa manusia yang sadar bahwa kebenaran adalah kebenaran, dan manusia dengan jiwa yang kotor suka mencampuradukkan kebenaran dengan kebathilan. Keengganan mengakui kebenaran adalah efek dari jiwa yang sakit, dan salah satu tujuan puasa adalah melatih jiwa (dan raga) agar senantiasa sehat.

Lalu apa kesimpulan terakhirnya? Sederhana, PARA KORUPTOR, MALAS BERPUASA APALAGI PUASA DAUD. Semoga artikel manfaat puasa Daud memberi motifasi untuk melakukannya dan membawa manfaat.

Oyah, maksud judul bukan manfaat koruptor, karena koruptor tidak bermanfaat sama sekali 🙂

Loading...