Cara Merawat Hubungan ala Filosofi Bajee Canggoreng

Cara Merawat Hubungan

Semua orang ingin hubungan dengan pasangannya langgeng, awet, seperti sejak semula mereka menjalin hubungan itu. Suami dengan istrinya, hubungan dengan sahabat, hubungan baik dengan bos di kantor, bahkan hubungan baik dengan jin pun selama hubungan itu dianggap baik akan selalu dirawat, dan diusahakan agar langgeng.

Ada banyak cara merawat hubungan agar senantiasa awet. Googling sebentar saja, ratusan artikel membahas tentang hal itu. Rata-rata merawat hubungan yang dimaksud adalah hubungan pacaran. Saya tak mungkin bahas itu, karena pacaran sebelum menikah bagi saya adalah sesuatu yang berbahaya.

Pernah dengar Bajee Canggoreng? Nama yang aneh bukan? Orang bugis pasti tahu. Bajee Canggoreng adalah cemilan, lebih tepatnya permen orang bugis yang sebenarnya mirip Ampyang. Bedanya, Ampyang menggunakan jahe dalam pembuatannya, sedangkan Bajee Canggoreng tidak.

Bajee Canggoreng dibuat dengan mencampurkan gula merah kental dengan kacang tanah yang sudah digoreng tanpa minyak. Gula merah dimasak lama sampai mencair, lalu dicampur air secukupnya. Setelah mengental, kacang yang sudah digoreng dimasukan ke dalam larutan gula merah tadi, lalu didinginkan.

Sangat sederhana cara membuatnya. Rasanya bisa diprediksi, manis bercampur gurihnya rasa kacang goreng. Namun sampai detik ini, belum ada yang bisa mengalahkan kedigdayaan Bajee Canggoreng di tengah terjangan aneka cemilan dan permen modern.

Percaya atau tidak, konon orang Bugis dahulu, jika bertamu untuk melakukan penjajakan dalam rangka mengenal calon pasangannya, jika tuan rumah menyajikan makanan manis-manis semisal Bajee Canggoreng, maka itu menjadi alamat baik. Bakal diterima tuh sebagai mantu. Sebaliknya, kalau disajikan makanan yang tidak manis apalagi tidak disajikan sama sekali, maka itu alamat ndak jelas, samar, diterima apa tidak.

Saya mencoba beropini terkait Bajee Canggoreng. Bisa jadi, Bajee Canggoreng memiliki filosofi khusus terkait merawat hubungan. Mari coba kita lihat.

Pertama, Bajee Canggoreng lahir dari perpaduan dua bahan terbaik dan lebih natural. Gula merah dari aren, yang dibuat tanpa reduksi campuran kimia. Dimasak sampai kental, lalu kemudian digabung dengan kacang yang digoreng juga tanpa reduksi bahan kimia minyak goreng. Manis dan gurih, dua perpaduan rasa yang pas. Kacang beda dengan Gula merah, tapi ada persamaan keduanya. Persaman itu menyatu dan melahirkan rasa yang khas.

Opini Terkait
1 daripada 123

Merawat hubungan mulailah dengan memilih pasangan yang pas dengan diri Anda, atau setidaknya Anda bisa menyesuaikan diri jika pasangan Anda berbeda. Pas itu identik dengan kesamaan. Santri, carilah yang santri apalagi santrinya “digoreng tanpa minyak,” tidak tereduksi dengan campuran lain. Anda kaya, ya carilah yang kaya, atau setidaknya Anda bisa menyesuaikan diri jika pasangan Anda miskin. Dan seterusnya.

Banyak teman saya sudah mengalami hal ini. Mencoba menikah dengan wanita yang mapan, akhirnya setelah menikah, sulit baginya merawat hubungan, karena jadi korban sebagai tukang cuci mobil. Memang tidak boleh? Boleh! Belajarlah dari kacang goreng yang berbeda dengan Gula merah pada Bajee Canggoreng, kacang dan gula berbeda, tapi ada kesamaan yang pas dan bisa menyatu karena persamaan itu.

Kedua, meski rasanya enak, Bajee Canggoreng jangan dimakan seperti menyuap nasi dengan tangan. Makan Bajee Canggoreng itu pelan-pelan, alon-lain kata orang Jawa. Bahkan, jilat dikit-dikit saja dulu gulanya. Intinya pelan-pelan.

Demikian pula dalam merawat hubungan bersama pasangan. Meski nikmat, jangan langsung dilumat! Pelan-pelan. Ini kadang terjadi pada pasangan yang dimabuk rindu. Setahun tak bertemu, pas ketemu seakan ingin menjadi hujan yang menghapus kemarau setahun. Akhirnya muncul istilah, “lama tidak begitu, sekalinya begitu tidak lama.”

Memakan Bajee Canggoreng mengajarkan kita akan usaha menikmati kebahagian terasa lama. Jangan terlalu cepat menghabiskan kebahagiaan itu seperti saat menikmati Bajee Canggoreng.

Merawat hubungan
Ilustrasi cara merawat hubungan dan Bajee Canggoreng

Ketiga, Bajee Canggoreng terdiri dari dua bahan yang mudah dikerubuti semut. Kacang disukai semut, gula merah apalagi. Semut tidak akan mampu memakan semua Bajee Canggoreng keseluruhan tapi hanya mengambil rasa terbaik yang ada pada kacang dan gula. Setelah itu Bajee Canggoreng menjadi makanan mejijikan.

Ada banyak godaan dalam merawat hubungan. WIL dan PIL, bagaikan semut yang ramai menyerang dan mengganggu. Jangan biarkan ada semut yang mengganggu hubungan Anda, karena semut itu hanya mengambil sebagian, agar pasanganmu merasa jijik.

Oke pa bapa bu ibu, saya kira demikian sekilas cara merawat hubungan dengan belajar dari Filosofi Bajee Canggoreng. Sebenarnya ada 9 poin, tapi saya capek menulis, dan pembaca juga kadang merasa kebanyakan.

Loading...