Nafsu Siapa yang Lebih Tinggi, Pria atau Wanita?

Nafsu Pria dan Wanita

Manusia diciptakan selain punya akal juga punya nafsu, baik pria atau wanita. Nafsu erat kaitannya dengan cinta, dan cinta erat kaitannya dengan hubungan pria dan wanita. Membandingkan keduanya, ada pertanyaan menarik; sebenarnya siapa nafsu yang lebih tinggi, pria atau wanita?

Sebelum menjawab hal itu, ada beberapa hal yang ingin penulis garis bawahi; pertama karena penggunaan kata-nya bukan laki-laki dan perempuan, tapi pria dan wanita, maka orientasi nafsu yang penulis maksud di sini, jelas bukan nafsu makan. Kedua, kata nafsu, konotasinya bukan negatif. Nafsu berarti keinginan, kecenderungan, atau dorongan dari dalam atau hati yang kuat. Ketiga, mengetahui nafsu yang lebih tinggi antara pria atau wanita, bukan untuk bahan olok olok ya..

“Apa kau wanita ko, tinggi nafsumu!” Jangan ada kalimat seperti ini. Karena belum tentu, wanita lebih tinggi nafsunya dibanding pria. Kita akan melihat beberapa kajian tentang itu, termasuk dari sudut pandang agama.

Nafsu siapa lebih tinggi dalam kajian ilmu pengetahuan?

Dalam kajian hormonologi, ditemukan bahwa hormon testosteron pria lebih banyak dibanding wanita. Hormon testosteron sendiri adalah hormon yang memberikan atribut fisik yang kuat. Itulah sebabnya, pria umumnya lebih kuat dibanding wanita. Lebih kuat secara fisik, lebih sering memulai, cenderung mencoba, lebih berani mengambil resiko, dan efek-efek testosteron lainnya. Asumsi inilah yang mendukung bahwa kebanyakan pria memiliki nafsu yang lebih tinggi dibanding wanita.

Tidak heran, jika kebanyakan kasus perselingkuhan dimulai dari “kegatalan” pria. Pria harus memegang kendali. Pria harus memosisikan diri sebagai subjek. Pria harus memulai, wanita menunggu, dan seterusnya.

Menurut  Edward O. Laumann, seorang profesor bidang sosiologi dari University of Chicago, dalam bukunya The Social Organization of Sexuality: Sexual Practices in the United States, dia menulis bahwa yang mempengaruhi hasrat wanita adalah lingkungan, suasana dan konteks.

Seperti dikutip kompas, ada beberapa poin yang intinya menyebutkan bahwa nafsu pria lebih besar dibanding wanita;

  1. Pria bisa bergairah kapan saja, di mana saja, dan oleh siapa saja. Sedangkan wanita, baru bisa bergairah jika didahului oleh hal yang mendukung, misalnya percakapan romantis ditemani bunga-bunga, diajak belanja, atau musik.
  2. Pria lebih to the point dibanding wanita. Sedangkan wanita, sangat tidak suka dengan hal menjurus dan langsung
  3. Pria lebih banyak berfantasi terhadap lawan jenisnya dibanding wanita. Bahkan kebanyakan pria yang berusia di bawah 60 tahun, berfantasi akan hasrat terhadap lawan jenisnya setidaknya sekali dalam sehari. Berbeda dengan wanita.

Penelitian lainnya berasal dari seorang psikolog sosial Florida State University, Roy Baumeister, mengatakan bahwa hasrat pria bersifat spontan dan fantasi mereka lebih bervariasi dibanding wanita. Selain itu pria lebih aktif mencari pelampiasan dibanding wanita.

Nafsu siapa lebih tinggi dalam kajian agama?

Melihat yang mana lebih tinggi nafsu pria atau wanita dalam pandangan agama, penulis akan mengangkat sebuah kisah sufi, dan pendapat ulama atas hadis yang menyiratkan tentang nafsu pria dan wanita.

Opini Terkait
1 daripada 123

Seorang teolog terkenal dengan konsep mahabbah sekaligus sufi masyhur abad ke-VII, Rabi’ah al-Adawiyah, pernah berdialog dengan seorang pria yang ingin melamarnya. Seperti diketahui, bahwa Rabi’ah tidak menikah dan menolak semua lamaran pria karena cinta-nya telah habis kepada Allah.

“Berapa jumlah nafsu dan akal pria dan berapa pula jumlah nafsu dan akal wanita?” tanya Ra’biah.

“Nafsu pria hanya satu tapi akalnya sembilan. Sedangkan nafsu wanita ada sembilan, tapi akalnya satu.” Jawab pria yang ingin melamar Rabi’ah.

“Jika itu benar, kenapa pria yang hanya punya nafsu satu tapi tidak bisa menahannya, sedangkan wanita yang mempunyai sembilan nafsu sanggup mengendalikannya?” Tanya Rabi’ah lagi.

Dalam penjelasan kutipan dialog tersebut, Rabi’ah mengatakan bahwa sembilan akal yang dimiliki pria tak mampu mengelola nafsu yang dimiliki meski hanya satu. Berbeda dengan satu wanita, satu akal yang dimilikinya sangat berharga sampai-sampai mampu mengendalikan nafsunya yang berjumlah sembilan.

Tentu, apa yang diungkapkan Rabi’ah al-Adawiyah bukanlah argumen kuat yang mendukung bahwa nafsu wanita lebih tinggi dibanding pria. Rabi’ah adalah seorang sufi, bisa jadi ungkapan-ungkapannya adalah ungkapan sufi yang kadang sulit dipahami masyarakat umum, termasuk pembenaran bahwa jumlah nafsu wanita ada sembilan.

Ada hadis yang kualitasnya marfu’ menyebutkan bahwa, “Wanita menikmati kelezatan hubungan badan 99 kali lebih dari lelaki.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Nafsu wanita 99 kali nafsu lelaki, hanya Allah menutupi mereka dengan rasa malu.”

Ibnu Abdil Barr, Ibnu ‘Aqil dan beberapa ulama menilai hadis ini dhaif, lemah karena ada sanad terputus dan tidak bisa dijadikan hujjah. Karena seandainya nafsu wanita lebih tinggi dibanding pria, maka kebolehan menikahi 4 wanita menjadi hal yang aneh.

Ibnul Qoyim al-Jauziyyah dalam kitab I’lamul Muwaqqi’in, lebih cenderung beranggapan bahwa nafsu pria lebih tinggi dari wanita. Dalam kutipannya, dia mengatakan;

وأما قول القائل: إن شهوة المرأة تزيد على شهوة الرجل فليس كما قال، والشهوة منبعها الحرارة، وأين حرارة الأنثى من حرارة الذكر، ولكن المرأة ـ لفراغها وبطالتها وعدم معاناتها لما يشغلها عن أمر شهوتها وقضاء وطرها ـ يغمرها سلطان الشهوة ويستولي عليها، ولا يجد عندها ما يعارضه، بل يصادف قلباً فارغاً ونفساً خالية فيتمكن منها كل التمكن، فيظن الظان أن شهوتها أضعاف شهوة الرجل، وليس كذلك

“Pernyataan orang bahwa nafsu wanita melebihi nafsu lelaki, itu tidak benar. Karena nafsu itu terbit dari sifat hararah (darah panas). Dan jelas hararah lelaki lebih kuat dibandingkan wanita. Hanya saja, karena wanita itu longgar, tidak berkegiatan dan tidak terpancing untuk melampiaskan nafsunya, maka kekuatan nafsunya (saat berhubungan) menguasainya, dan tidak ada yang menghalanginya. Bahkan (saat berhubungan) hatinya kosong, sehingga bisa fokus melampiaskan. Karena itu, orang menyangka nafsunya lebih besar dibandingkan nafsu lelaki. Padahal tidak seperti itu.”

Nafsu yang lebih besar pria atau wanita
Info Gambar

Kesimpulan;

Nafsu pria lebih tinggi dari wanita berdasarkan petunjuk pengetahuan ilmiah maupun petunjuk agama. Nafsu wanita lebih tinggi hanya pada dua hal saja. Belanja, bersolek! Jangan mencoba untuk bersaing dengan wanita dalam hal ini 😀

Loading...