Penting Buat Para Caleg!

Dari sekian banyak calon legislatif (caleg), sebagian besar tidak memperhatikan beberapa hal penting buat para caleg. Mereka sibuk menaikan popularitas dan elektabilitas. Tujuannya tentu kursi empuk sebagai anggota dewan yang terhormat.

Perhatian masyarakat yang lebih fokus pada pemilihan presiden dan wakil presiden, membuat proses pemilihan anggota DPR, DPRD, dan DPD hampir dikata bukan lagi sesuatu yang menarik. Ini juga menjadi celah sebagian besar caleg sehingga terbawa arus dan luput memperhatikan hal penting buat mereka.

Penetapan caleg terpilih dilakukan dengan perhitungan Sainte League dengan patokan suara partai, lalu melihat caleg pemenang dari masing-masing partai yang masuk nominasi.

Dengan demikian, hal penting buat para caleg terutama partai besar adalah dengan memenangkan perolehan suara antar caleg sesama partainya.

Dalam peraturan KPU nomor 3 tahun 2019 ayat 4, terlihat dengan jelas bahwa potensi suara sah untuk partai lebih besar dibanding suara sah untuk para caleg. Ada beberapa bentuk hasil coblos dianggap sah sebagai suara partai meskipun pengguna hak pilih juga mencoblos nama caleg.

Hal ini penting buat para caleg. Karena Alih-alih mengharap dukungan untuk nama caleg, ternyata dukungan itu untuk partai.

Sebaliknya, hal penting ini juga bisa dimanfaatkan para caleg untuk memberi tahu para pemilih untuk menggunakan hak pilihnya agar lebih tepat mencoblos nama caleg, agar bisa menjadi pemenang di internal partainya dan mengambil keuntungan suara partai tentunya.

Misal, surat suara yang tercoblos untuk dua nama caleg dalam satu partai maka dianggap suara partai.

Opini Terkait
1 daripada 127

Ada 16 poin terkait sah tidaknya hasil coblos pemilih, tulisan ini hanya menampilkan 5 saja sebagai hal penting buat caleg. Jangan sampai mengira itu adalah suaranya, tapi sebenanrnya suara partai.

Berikut hal penting buat para caleg terkait perhitungan suara sah dan tidak sah hasil pencoblosan.

1. Surat suara yang tercoblos bukan nama caleg dan bukan nama partai, tapi masih di dalam kotak partai dianggap suara partai.


2. jika yang tercoblos pada dua nama caleg, maka terhitung sebagai suara partai

3. Jika tercoblos di dua tempat, yaitu pada nama caleg dan di luar kotak nama caleg dan partai, tapi masih dalam kotak partai, maka dihitung suara partai


4. Tanda coblos pada satu kolom yang memuat nomor urut calon, nama calon atau tanpa nama calon disebabkan calon tersebut meninggal dunia atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon, dinyatakan sah untuk Partai Politik;


5. tanda coblos tepat pada garis yang memisahkan antara nomor urut calon, atau nama calon dengan nomor urut calon, atau nama calon lain dari Partai Politik yang sama, sehingga tidak dapat dipastikan tanda coblos tersebut mengarah pada 1 (satu) nomor urut dan nama calon, dinyatakan sah untuk Partai Politik


Untuk lebih lengkapnya, silahkan baca PKPU nomor 3 tahun 2019. dapat Anda download di sini

Loading...