Peraih Gelar Grandmaster Termuda dalam Sejarah Catur

0 9.152

Grandmaster (GM) adalah gelar pemain catur apabila berhasil meraih elo rating 2500 ke atas. Ada ribuan pemain catur yang berhasil meraih gelar Grandmaster di seluruh dunia. Tak mudah meraih elo rating 2500, bahkan di Indonesia sampai 2019, jumlah Grandmaster tidak sampai 10 orang.

Namun tahukah Anda, siapa pemain catur berusia paling muda yang berhasil meraih gelar Grandmaster? Ternyata ada beberapa pecatur yang masih berusia dua belas, dan tiga belas tahun, namun sudah berhasil meraih gelar Grandmaster.

Memanfaatkan bakat, kekayaan informasi, konsiten mengikuti turnamen, serta dukungan pemerintah, akhirnya mereka memecahkan rekor meraih Grandmaster dalam usia yang masih tergolong anak-anak.

Sampai Maret 2019 pecatur termuda yang meraih gelar Grandmaster masih dipegang Sergey Karjakin, disusul peraih Grandmaster baru dari India, Gukesh Dommaraju.

Berikut daftar pecatur termuda yang meraih gelar Grandmaster

Pertama, Sergey Karjakin

Sergey Karjakin memegang rekor sebagai Grandmaster termuda dalam sejarah catur dengan usia 12 tahun dan 7 bulan!

Pria kelahiran Rusia, 12 Januari 1990, mulai belajar catur pada usia lima tahun, dan umur 11 tahun sudah berhasil meraih gelar master internasional.

Karjakin menjadi Juara Dunia Catur Cepat (2012), dan Juara Dunia Catur Kilat (2016). Pada Maret 2016 ia berhak menantang sang juara dunia Magnus Carlsen, meski kalah, namun Karjakin masih berhak menantangnya di tahun mendatang.

Sergey Karjakin
Sumber Photo: Maria Emelianova/Chess.com.

Berikut video saat Karjakin meraih gelar Grandmaster saat melawan Caruana

Kedua, Gukesh Dommaraju

Pria kelahiran Tamil 29 Mei tahun 2006 adalah peraih gelar Grandmaster pada usia 12 tahun, 7 bulan, dan 17 hari. Gukesh tercatat sebagai pecatur termuda kedua peraih gelar Grandmaster pada pertandingan Catur Internasional Delhi ke-17 di New Delhi, India.

Gukesh memainkan game terakhirnya sebagai Master Internasional melawan Dinesh Sharma, memenangkan game ini untuk mendapatkan gelar Grandmaster.

Gukesh Dammaraju
Sumber Photo: Peter Doggers/Chess.com

Ketiga, Praggnanandhaa Rameshbabu

Bocah kelahoran India 10 Agustus 2005 meraih gelar Grandmaster pada usia 12 tahun, 10 bulan, dan 13 hari. Dia meraih gelar itu pada kejuaraan catur terbuka Gredine di Ortisei, Italia.

Praggnanandhaa dikenal saat menjadi juara pada kejuaraan kontinental (Asia) dan dua gelar kejuaraan dunia. Praggnanandhaa juga merupakan pecatur internasional termuda di dunia pada usia 10 tahun, sebuah rekor yang belum terpecahkan sampai saat ini.

Praggnanandhaa
Sumber Photo: Maria Emelianova/Chess.com.

Keempat, Javokhir Sindarov

Bocah kelahiran Uzbek, 8 Desember tahun 2005, berhasil meraih gelar grandmaster, pada usia 13 tahun!

Anak muda Uzbekistan itu menjuarai tiga kejuaraan sekaligus saat meraih gelar Grandmaster dalam satu tahun, yaitu Alekhine Memorial 2018, FIDE World Junior Championship dan Turnamen akhir pekan, Budapest Hongaria, melawan Attila Czebe

Sindarov Javokhir
Sumber Photo: Maria Emelianova/Chess.com.

Kelima, Magnus Carlsen

Pria kelahiran Norwegia, 30 November 1990, dijuluki “Mozart of Chess.” Pecatur muda terbaik dunia sampai saat ini dan berhasil melewati rekor Garry Kasparov dengan elo rating 2882.

Juara dunia dalam semua jenis catur, baik klasik, cepat, dan kilat ini, meraih gelar Grandmaster saat menahan imbang Garry Kasparov, ketika dia baru berusia 13 tahun.

Magnus

 

Komentar
Loading...