Perbedaan Kerudung, Jilbab, Hijab, Purdah, dan Cadar

Perintah menggunakan kain penutup yang menjulur menutupi dada, tegas buat muslimah. Kain penutup itu diistilahkan beragam, meski yang disebut dalam Al-Qur’an adalah Jilbab, Khimar, dan Hijab. Namun, ada beberapa kata yang mirip dengan jilbab, sebut saja Kerudung, Hijab, Purdah, Cadar, dan masih banyak kata lain yang mirip.

Secara umum, makna Jilbab, Hijab, Kerudung, dll adalah penutup aurat wanita sebagaimana yang disyariatkan dalam ajaran Islam. Secara detil, perbedaan mencolok ada pada kerudung, Jilbab dan Cadar. Olehnya itu penting mengetahui perbedaan masing-masing, setidaknya agar tidak salah dalam menggunakan kata tersebut dalam kalimat.

Arti Kerudung, Jilbab, Hijab, Purdah, Niqab, Khimar, dan Cadar

Apa perbedaan kerudung, Jilbab, Hijab, Purdah, Niqab, Khimar, dan Cadar? Untuk menjawab itu, ada baiknya kita mengetahui arti masing-masing. Selama ini, yang membedakan antara kerudung, Jilbab, Hijab, Purdah, Niqab, Khimar, dan Cadar, hanya dari bentuknya saja. Untuk tujuan dan fungsi, maka disesuaikan dengan tujuan utamanya, yakni menutup aurat.

Kerudung

Kerudung murni dari bahasa Indonesia. Dalam bahasa Al-Qur’an, kerudung disebut Khimar, disebut dalam surah an-Nur. Khimar berarti kain penutup kepala, leher sampai dada wanita. Itulah sebabnya, terkadang wanita yang berjilbab biasa juga disebut wanita berkerudung.

Lalu apa perbedaan kerudung dan Jilbab? Perbedaannya terletak pada bentuk. Kerudung terpisah dari pakaian lain, baik warna maupun corak, sedangkan jilbab, biasanya menyeluruh menjadi busana dalam satu kesatuan. Misalnya corak tak terpisah antara penutup kepala dan busana lain.

wanita-memakai-kerudung.jpg
Poto Wanita memakai kerudung. Jelas antara penutup kepala dengan pakaian lain, beda corak dan bukan satu kesatuan. Sumber poto Pinterest.com

Jilbab

Jilbab berasal dari bahasa Arab. Dalam Al-Qur’an disebut dalam surah al-Ahzab. Dalam kamus bahasa Arab, Jilbab berarti pakaian lapang, lebar, tidak ketat, yang menutup seluruh tubuh wanita, kecuali muka dan telapak tangan.

Dari pengertian jilbab tersebut, maka wanita berjilbab berarti menggunakan pakaian yang tidak ketat menutupi semua bagian tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Antara baju dan penutup kepala dianggap satu kesatuan.

Wanita-memakai-jilbab.jpg
Poto wanita memakai Jilbab. Antara penutup kepada dengan pakaian yang lain, satu corak dan seperti satu kesatuan

Hijab

Hijab juga berasal dari bahasa Arab yang di-Indonesia-kan. Hijab dalam kamus bahasa Arab, berarti penghalang, tabir, dan penutup. Dari fungsi, Hijab menurut bahasa, fungsinya menghalangi, menjadi tabir penghalang yang terbuat dari kain. Karena fungsi Hijab sebagai penghalang, maka jelas perbedaan antara Hijab dan Jilbab.

Setiap Jilbab adalah Hijab, tetapi tidak semua Hijab itu Jilbab. Maksudnya, terkadang wanita menggunakan Jilbab, tapi kain yang terpasang tidak menjadi penghalang baginya dari pandangan orang lain yang dilarang dalam syariat.

Hijab tidak berbicara bentuk dan corak pakaian, tapi lebih pada fungsi. Ketika wanita memakai Jilbab atau Kerudung dan fungsinya sebagai penghalang dan pembatas, maka pada saat itu dia berhijab. Inilah maksud dari argumen Quraish Shihab mengenai Hijab, bahwa Hijab saat sebagai fungsi maka cukup dengan pakaian terhormat.

Opini Terkait
1 daripada 131
Perbedaan-kerudung-jilbab-hijab-purdah-cadar.png
Baik kerudung, jilbab, purdah, niqab, cadar, dan litsam, semua bisa menjadi hijab

Purdah

Purdah biasa juga disebut Burdah. Dalam bahasa Arab berarti pakaian luar, tirai, dan hijab. Perbedaan antara Purdah dan Jilbab ada pada bentuknya. Purdah atau Burdah dikenakan setelah mengenakan Jilbab atau Kerudung. Wanita yang mengenakan Jilbab lalu di bagian luarnya masih mengenakan pelapis sebagai tirai lagi yang sengaja dikenakan, entah sebagai perhiasan atau bagian dari Hijab, itulah Purdah.

Purdah berbeda dengan Cadar atau Niqab. Purdah biasanya tembus pandang, bahkan banyak Purdah yang dibuat dari manik-manik yang menggantung, bukan terbuat dari kain.

wanita-memakai-Purdah.jpg
Poto wanita menggunakan Purdah. Antara Jilbab dan di bagian luarnya masih mengenakan pelapis sebagai tirai lagi yang sengaja dikenakan, entah sebagai perhiasan

Cadar, Niqab, Litsam dan Burqah

Niqab, Litsam dan Burqah adalah kain yang menutupi bagian muka kecuali mata. Bahkan di beberapa negara, kain yang berfungsi sebagai Niqab, Litsam, atau Burqah, juga menutupi bagian mata, dari bahan kain tipis. Di Indonesia, Niqab dan Burqah lebih sering disebut dengan Cadar.

Wanita yang menggunakan cadar, menganggap bahwa cadar adalah Jilbab itu sendiri, sehingga antara Jilbab atau Kerudung yang digunakan menyatu dengan cadar atau niqabnya. Ulama berbeda pendapat mengenai hukum menggunakan cadar. Ada yang mengatakan wajib karena bagian dari jilbab, ada juga mengatakan sunnah saja. Bagi penulis memilih sunnah. Sunnah bagi muslimah mengenakan cadar.

wanita-memakai-Cadar.jpg
Poto Wanita menggunakan cadar, menganggap bahwa cadar adalah Jilbab itu sendiri, sehingga antara Jilbab atau Kerudung yang digunakan menyatu dengan cadar atau niqabnya

Mukena atau Rukuh

Selain Kerudung, Jilbab, Hijab, Purdah, dan Cadar, terdapat pula busana penutup aurat, yaitu Mukena atau Rukuh. Busana ini digunakan khusus saat muslimah melaksanakan shalat. Mukena atau Rukuh awalnya tidak ada dalam literatur kamus busana muslimah.

Kebiasaan muslimah Indonesia menamai pakaian mirip Hijab saat salat kemudian disebut Mukena. Dalam bahasa Arab, Mukena berasal dari kata miqna’ah yang artinya sama dengan kerudung. Perbedaannya ada pada model. Mukena adalah Kerudung yang sedikit panjang.

Antara Kerudung, Jilbab, Hijab, Purdah, dan Cadar, yang mana bisa dijadikan sebagai Mukena. Jawabannya tentu Jilbab. Jilbab bisa berfungsi sebagai Mukena, karena bentuknya longgar, menutup seluruh tubuh wanita. Jilbab sebagai mukena tentu juga bisa dikreasi dengan Purdah dan Cadar.

Kesimpulan; perbedaan Kerudung, Jilbab, Hijab, Purdah, dan Cadar, intinya bagaimana kain penutup itu bisa menjadi penutup bagian tubuh wanita muslimah sesuai petunjuk syariat. Perbedaan nama memang penting, tapi yang terpenting adalah tujuan Kerudung, Jilbab, Hijab, Purdah, dan Cadar, yaitu sebagai Hijab.

Lihat dalam surah al-Ahzab ayat 59 untuk perintah berjilbab, surah an-Nur ayat 31 untuk perintah mengenakan Kerudung. Jika berfungsi sebagai penghalang dari maksiat sesuai tujuannya, itulah Hijab.

Penting untuk dipahami, bahwa Islam mewajibkan wanita muslimah menggunakan Jilbab sebagai Hijab. Kewajiban itu sama dengan salat, puasa, haji, dan kewajiban lain. Jadi, memakai Jilbab bagi muslimah tak perlu menunggu hati dan kesiapan menggunakan, karena itu dua hal berbeda.

Loading...