PSM Akan Kalah?

0 65

Final piala Indonesia 2018 hari ini Rabu (6/8/2019) di kandang juku eja, akankah PSM kalah? Banyak tulisan mengisyaratkan tim asuhan Julio Banuelos, akan tampil menggebu-gebu disebabkan semangat membara pasca kekalahan 1-0 di laga tandang 21 Juli lalu. Kedua, Macan Kemayoran punya rekor buruk di Andi Mattalatta Mattoangin. Bambang Pamungkas dkk tak pernah meraih kemenangan dalam dua tahun terakhir.

PSM akan kalah, dan piala liga Indonesia akan diboyong tim asuhan. Meski PSM Makassar merupakan representasi masyarakat Sulawesi Selatan, bukan berarti saya tidak mendukung. Saya mendukung sepenuhnya, namun prediksi berkata lain. PSM akan kalah. Prediksi dari paggolo lemo jaman baheula.

PSM akan kalah berdasarkan dua poin pertimbangan. Pertama, mau tak mau dan harus diakui, semangat Rivky Mokodompit dkk tidak seperti pada jadwal laga sejak awal yang ditunda sepihak oleh PSSI. Andai laga PSM vs PERSIJA dihelat pada jadwal semestinya Minggu (28/7/2019), situasi akan berkata lain. Wajib menang dengan selisih dua gol bukan pekerjaan mudah. Salah satu peluang yang wajib bagi setiap pemain PSM adalah semangat membara, semangat di atas angin, semangat yang melampaui nafsu dan kekuatan setiap pemain. Semangat yang menimbulkan kepanikan terukur seperti saat dikejar anjing gila, panik dan tak menyangka bisa melompati pagar tinggi yang biasanya tak mungkin dilakukan.

Semangat itu telah hilang. Entah konspirasi atau bukan. Penundaan oleh PSSI jelas merupakan kerugian besar bagi skuad Sultan Hasanuddin. Dalam tradisi bugis, hal ini biasa disebut mappanguju wekkadua. Persiapan kedua yang tak mungkin sama dengan persiapan pertama. Ada yang hilang pada persiapan kedua, dan kekuatan PSM Makassar ada di sana.

Seorang pemuda marah, mencabut badiknya dan menantang semua yang hadir. “Siapa mau melawan saya?”. Semua terdiam. Kisaran 15 menit, amarah pemuda itu menurun. Mungkin karena tak seorang pun yang berani menerima tantangannya. Tiba-tiba berdiri seorang anak yang masih terbilang belia, langsung meloncat menampar pemuda tadi. Aneh pemuda itu tidak melawan. Why? Karena ada yang hilang dalam diri pemuda tersebut. Inilah yang dialami PSM hari ini.

Kedua, baik PSM dan PERSIJA adalah klub jawara Liga Indonesia era perserikatan. Dari sisi skuad pemain bisa dibilang berimbang. PERSIJA sudah menang selangkah dengan modal 1 gol. Hari ini PSM menang selangkah dengan modal kandang. Namun bagaimana dari sisi politis? Sepertinya, PERSIJA mendapatkan amunisi semangat baru dengan dukungan full dari sosok terkuat capres 2024. Siapa lagi kalau bukan gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Hal ini diungkapkan langsung ketua The Jakmania Ferry Indrasjarief, dalam hal perhatian pada Persija Jakarta, Anies melampaui perhatian gubernur pendahulunya termasuk Ahok. Bahkan dikabarkan akan hadir dalam laga krusial hari ini. Bentuk perhatian lain, mantan menteri Pendidikan Nasional ini menjanjikan stadion bertaraf internasional yang nantinya akan menjadi basecamp Macan Kemayoran. Anies bagai orang tua atas the Jackmania dan PERSIJA, tak pandang juara atau tidak.

Bagaimana dengan PSM? Hmmm sepertinya PSM akan kalah

Komentar
Loading...