Stop Berbelanja bagi Wanita, Mungkinkah?

Stop shooping atau stop berbelanja bagi seorang wanita, pasti sangat sulit untuk dilakukan. Berbelanja merupakan kegiatan yang sangat disukai kebanyakan orang, terutama bagi sebagian besar wanita karena dengan mereka menganggap bahwa belanja dapat menjadi jalan untuk menjernihkan pikiran dari berbagai kegiatan sehari-hari yang cukup melelahkan.

Sebenarnya, keinginan berbelanja merupakan hal yang wajar-wajar saja mengingat berbelanja merupakan keinginan yang manusiawi. Namun, hal ini akan menjadi masalah ketika keinginan untuk membeli barang terlampau besar sehingga menyebabkan pemborosan.

Pernahkan terpikirkan sesungguhnya pemborosan adalah sifat dari setan karena pemborosan merupakan bentuk dari melakukan kegiatan yang mubadzir?. Lalu bagaimana cara mengatasi keinginan untuk berbelanja agar kita dapat terhindar dari sifat ini?.

Pertama, untuk menyalurkan keinginan berbelanja, wanita dapat menyalurkan kegiatan yang lebih positif misalnya dengan membuka usaha. Usaha ini bisa berupa membuka toko baju, sepatu ataupun tas. Dengan demikian, hasrat berbelanja seorang wanita akan dapat tersalurkan dengan membeli barang-barang untuk dijual kembali.

Selain itu, dengan mulai membuka usaha, seorang wanita akan dapat lebih menghargai uang yang ia miliki, karena dengan memulai usaha, ia harus melakukan perhitungan untuk rugi dari usahanya. Pada akhirnya, ia akan lebih bisa mengontrol keinginan untuk berbelanjanya karena ia lebih mampu menghargai setiap lembar uang yang ia miliki.

Kedua, seorang wanita lebih baik menghindari tempat-tempat yang menjual baju, baik itu toko offline maupun online. Terlalu sering melihat baju, tas ataupun item fashion yang lain, tentu akan membuat keinginan seorang wanita untuk membeli barang-barang tersebut menjadi semakin besar. Dengan menghindari tempat-tempat tersebut, wanita tidak akan terpancing untuk berbelanja barang-barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.

Ketiga, solusi untuk mengontrol keinginan berbelanja dapat dilakukan dengan membuat anggaran belanja. Dengan membuat anggaran belanja, pengeluaran dapat lebih terkontrol sehingga kemungkinan untuk mengeluarkan uang untuk berbelanja barang-barang yang tidak dibutuhkan dan melebihi kemampuan finansial dapat lebih ditekan untuk menghindari pemborosan.

Bagi seorang wanita, keinginan berbelanja hendaknya dikaitkan dengan pengendalian nafsu yang bisa menjadi pemborosan yang berujung pada kegiatan yang mubazir atau membuang-buang uang untuk sesuatu yang tidak bermanfaat.

Kegiatan berlandaskan hawa nafsu tentu lebih membawa mudharat yang besar. Sehingga sudah seharusnya bagi setiap orang untuk dapat mengontrol keinginan berbelanja agar tidak menjadikan sifat boros dan menjadi salah satu bagian dari hidupnya.

Keinginan berbelanja sebenarnya dapat dihindari dengan menyalurkan keinginan berbelanja untuk kegiatan yang lebih positif, menghindari tempat belanja serta membuat anggaran belanja setiap harinya.

Mungkinkah wanita stop berbelanja?. Juga tak elok, yang terpenting bagaimana manajemen berbelanja seorang wanita lebih terorganisir dan tepat sasaran. Karena jika tidak akan megarah kepada kebiasaan buruk dan larut terhadap nafsu dan sikap boros. Semoga tips-tips tersebut dapat bermanfaat untuk menghindarkan kita dari segala macam bentuk pemborosan karena keinginan berbelanja.

Berikan Komentar

Alamat email bersifat pribadi