Percaya atau Tidak, Ini Tanda Pria dan Wanita akan Berjodoh

Pria dan Wanita Sejodoh

Slogan “Jodoh di tangan Tuhan” oleh kaum Qadariyah dianggap hanya upaya menghibur wanita yang belum mendapat jodoh. Menurut mereka, kalau memang jodoh di tangan Tuhan, lalu buat apa memberi hak memilih seperti dalam hadis “nikahi perempuan karena hartanya, kecantikannya, hartanya, dan seterusnya.” Hak memilih itu berarti ada campur tangan manusia dalam menentukan jodoh, dan bukan semata-mata di tangan Tuhan, termasuk upaya membaca tanda bahwa laki-laki dan wanita akan berjodoh.

Terhadap wanita juga demikian, “jika ada pria yang bagus agamanya datang melamar, terimalah.” Indikasi baik buruk, hak menerima dan menolak itulah bukti bahwa wanita punya hak menentukan siapa calonnya suaminya kelak, dan bukan semata-mata berdiam diri dan berkata “jodoh di tangan Tuhan.”

Olehnya itu, Anda seorang wanita? Penting bagi Anda mengetahui tanda seorang pria akan menjadi suami kamu kelak, atau tidak. Demikian pula dengan pria, mungkinkah wanita yang selama ini kamu benci, ternyata adalah jodohmu kelak?

Dulu banyak orangtua menjodohkan anak mereka dengan anak sahabatnya sendiri dengan tanda yang mereka pahami. Mereka memahami beberapa hal sebagai penanda kalau anak yang satu dengan yang lain, bakal cocok, sehingga mereka bersepakat akan menjodohkan jika kelak keduanya dewasa.

Apa itu tanda berjodoh?

Tanda memiliki lima pengertian; pertama, tanda adalah sesuatu yang menjadi alamat atau yang nantinya akan menyatakan sesuatu. Berarti, tanda pria yang akan menjadi suami kelak, adalah alamat yang menjadi bukti menyatakan hal itu sebagai fakta. Demikian pula dengan wanita.

Kedua, tanda adalah gejala. Laki-laki dan wanita yang kelak akan menjadi suami atau istri, sebenarnya sudah menunjukan gejala itu hanya saja, kadang kita tidak memahami maksud yang sebenarnya hal itu adalah gejala.

Ketiga, tanda juga biasa dimaknai sebagai bukti. Bahwa seorang laki-laki dan wanita yang berjodoh, memiliki tanda sebelumnya sebagai bukti.

Keempat, tanda adalah pengenal. Dalam hal tanda seorang pria dan wanita yang kelak akan sejodoh, maka terdapat sesuatu yang sebenarnya adalah pengenal bahwa dia adalah calon suami atau istri kelak.

Kelima, tanda adalah petunjuk. Pria dan wanita yang berjodoh kelak, memiliki petunjuk khusus akan hal itu. Petunjuk itu ada dua. Petunjuk alamiah dan petunjuk ilmiah.

Tanda laki-laki dan wanita akan berjodoh kelak

Tanda pria dan wanita akan berjodoh, saya bagi menjadi dua bagian; yaitu tanda dari makna ayat Al-Qur’an yang tersirat. Kedua, tanda yang saya ambil dari kebiasaan orang tua dulu. Untuk tanda ini tidak saya tulis secara keseluruhan.

Tanda pria dan wanita berjodoh menurut Al-Qur’an

Pertama, dalam surah Ar-Rum ayat 21, Allah swt berfirman;

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”

Dari ayat ini, tersirat makna bahwa laki-laki dan wanita yang berjodoh, terdapat rasa tentram, cinta dan kasih sayang sebelumnya. Ini tentu sudah umum. Seorang pria dan wanita akhirnya menikah karena mereka saling menyayangi, dan ada perasaan tentram saat mereka bersama.

Opini Terkait
1 daripada 40

Kedua, dalam surah an-Nur ayat 25, Allah berfirman;

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”

Ayat ini menyiratkan bahwa tanda pria dan wanita berjodoh adalah karena kesamaan sifat, kesamaan derajat, dan kesamaan kualitas.

Tanda pria dan wanita berjodoh menurut orangtua dulu

Entah, saya tidak menemukan referensi ilmiah mengenai alasan orangtua kita sehingga menjadikan beberapa poin berikut sebagai tanda wanita dan pria berjodoh. Jadi bagi saya, tanda itu sifatnya tidak mengikat.

Pertama, kemiripan wajah. Orangtua dulu menjadikan kemiripan wajah sebagai tanda pria dan wanita sejodoh. Kemiripan wajah itu mereka mulai dari mata dan sorot mata, bentuk mulut termasuk di dalamnya cara bicara dan ketawa dan dahi.

“Ciee, muka-muka jodoh.”

Kalimat candaan ini berasal dari tanda orang tua kita terkait kemiripan wajah. Dan uniknya, hampir semua pasangan suami istri, memiliki kemiripan salah satu dari tiga hal tadi; mata, mulut, dan dahi.

Kedua, seorang ayah yang memiliki anak perempuan, tapi suka menyuruh seorang anak laki-laki. Percaya atau tidak? Faktanya, bukti sudah banyak.

Seorang ayah yang memiliki anak perempuan, dan secara natural suka menyuruh seorang anak laki-laki, dan anak laki-laki itu juga menikmati suruhan ayah tadi, kelak anak laki-laki itu akan berjodoh dengan anak perempuan sang ayah.

Ketiga, anak laki-laki dan anak perempuan yang waktu kecil suka bertengkar. Topik pertengkaran sepele dan sebenarnya hal yang tidak layak dipertengkarkan.

Konon, jika kedua anak ini tidak dipisahkan secara kultur, kelak mereka akan berjodoh

Keempat, mimpi

Tanda Pria dan wanita sejodoh (1)
Image Resume

Demikian artikel mengenai tanda pria dan wanita akan berjodoh kelak. Benar tidaknya, silahkan buktikan sendiri. Paling tidak, bagi yang sudah berstatus suami istri, perhatikan pasangan Anda masing-masing, apakah tanda itu berdasarkan makna Al-Qur’an tersirat, atau tanda orang tua dulu.

Tanda-tanda itu masih sering digunakan oleh banyak orang, termasuk saya. Tapi suatu hal yang sangat penting. “Mendung tak berarti hujan,” meski mendung adalah tanda akan turun hujan. Artinya tanda yang ada pada pria yang akan menjadi suami, atau tanda pada wanita yang akan menjadi istri kelak, bukanlah suatu kepastian.

Wallahu A’lam

Loading...