Wanita Muslimah Galau, Hati-Hati!

0 14

Wanita muslimah galau, berbahayakah? Galau, kata ini menjadi tren saat ini yang bahkan mampu menjangkit wanita remaja sampai dewasa. Galau mewakili kondisi dimana adanya perang batin karena apa yang diinginkan belum dikabulkan oleh sang pencipta.

Bagi penulis, galau merupakan kondisi lumrah, karena kadang banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan dan menjadikan kita lemah menghadapi kenyataan.

Nah, lantas bagaimana dengan galau yang berkelanjutan? Misalnya, galau karena belum mendapatkan jodoh, galau belum memiliki karir yang lebih bagus atau galau karena melihat kesuksesan orang lain yang jauh lebih bagus daripada kita.

Berbicara tentang galau, ternyata bisa berbahaya. Mengapa demikian? Logis saja jika galau akan berujung pada rasa putus asa, iri, rendah diri dan bahkan bisa mengoyak keyakinan juga jiwa seseorang. Padahal, rasa iri merupakan salah satu penyakit hati keculai iri untuk menghafal al-Quran dan juga iri pada seseorang yang selalu menafkahkan hartanya.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh muslimah galau supaya tidak berkelanjutan?

Pertama, perlu kita ingat kembali bahwa Rasul pernah berpesan, bahkan mewanti-wanti untuk selalu sabar dalam menghadapi ujian dunia. Termasuk masalah galau, yakni dengan memandang nasib seseorang yang lebih rendah bukan yang lebih atas.

Memandang seseorang di atas kita pastilah akan menimbulkan rasa galau. Maka dari itu, untuk menghindarkan pandangan kita terhadap hinanya nikmat Allah dan membuat kita tidak bersyukur, merenung dan mensyukuri apa yang ada merupakan langkah awal.

Kedua, Allah memang tidak pernah tidur. Apalagi untuk hamba-hambanya yang selalu sabar dalam menghadapi cobaan. Disaat galau, pikirkan kembali bahwa Allah selalu memiliki rencana dibalik hilangnya harapan kita.

Nah, ketika kita tidak dipertemukan dengan apa yang kita inginkan, dewasalah. Banyak hal yang harus kita cari jawabannya. Bisa saja karena ibadah kita yang kurang khusyuk, kurang ikhlas dalam berdoa dan anggap saja bahwa Allah punya jalan lain yang lebih baik daripada apa yang anda inginkan.

Ketiga, galau juga ternyata bisa menjangkiti diri manusia yang tengah jauh dari Allah. Inilah bahayanya, dan jika anda merasakan galau cobalah untuk memikirkan hubungan anda dengan sang pencipta. Sudahkah anda memenuhi panggilanNya dalam lima waktu? Sangat jelas sekali bahwa wanita-wanita yang dekat dengan Allah akan selalu merasa tentram. Seperti firman Allah sendiri bahwa manusia tidak akan tenang tanpa menemuiNya.

Galau memang akan menyangkut segala urusan dunia kita. Dan bagi penulis, meluangkan waktu menemui Allah, mengutarakan semua dalam doa walaupun Tuhan selalu tahu saat kita sebagai Wanita tidak berbicara apapun akan meringankan beban kita. Akan lebih mudah untuk mengatasi galau yang berbahaya dengan hati ikhlas, bahwa semua hanya titipan dan diatur oleh Allah.

Komentar
Loading...